Customer Journey Berubah, AI Jadi Pintu Utama ke Konsumen

AKURAT.CO Kecerdasan buatan (AI) generatif semakin berperan sebagai "first opinion" bagi masyarakat sebelum mengambil keputusan penting, mulai dari membeli produk hingga mencari informasi kesehatan.
Group Chief Operating Officer (COO) MCorp, Iwan Setiawan mengatakan, masyarakat kini menjadikan AI sebagai tempat pertama mencari informasi sebelum berkonsultasi dengan ahli atau melakukan pembelian.
"Sekarang banyak orang mengunggah hasil medical check-up ke AI lalu meminta rekomendasi perubahan gaya hidup. AI bahkan menjadi first opinion sebelum mereka menemui dokter," ujar Iwan dalam Tech for Business 2026 di Jakarta, Selasa (23/6/2026).
Baca Juga: SEO dan Medsos Mulai Tergeser oleh GEO
Perubahan ini mencerminkan transformasi perilaku konsumen yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Jika sebelumnya masyarakat mengandalkan Google atau media sosial, kini AI generatif menjadi lapisan baru dalam proses pencarian informasi.
Data yang dipaparkan MCorp menunjukkan penggunaan AI untuk kebutuhan personal menjadi kategori terbesar dalam tren pemanfaatan AI sepanjang 2025 hingga 2026. Kategori tersebut melampaui penggunaan AI untuk pembuatan konten, hiburan, pembelajaran, maupun riset.
Dalam konteks pemasaran, perubahan tersebut berdampak langsung terhadap perjalanan konsumen atau customer journey. Proses pengenalan produk yang sebelumnya terjadi melalui iklan, pencarian Google, atau media sosial kini semakin sering dimulai dari percakapan dengan AI.
Sebagai contoh, calon pembeli dapat meminta rekomendasi "running shoes terbaik untuk pemula" dan memperoleh beberapa pilihan produk tanpa harus membuka banyak situs web atau membaca ulasan secara terpisah.
Situasi ini membuat AI memiliki pengaruh yang semakin besar terhadap persepsi merek dan keputusan pembelian. Brand yang tidak muncul dalam jawaban AI berisiko kehilangan kesempatan menjangkau calon pelanggan sejak tahap awal pengambilan keputusan.
Saat ini, internet telah mengalami tiga fase utama dalam distribusi informasi. Fase pertama ditandai dominasi mesin pencari, fase kedua oleh algoritma media sosial, dan fase ketiga mulai dibentuk oleh AI generatif yang mampu merangkum informasi dari berbagai sumber sekaligus.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









