Kemenperin Percepat Hilirisasi Pisang Lewat Sentra IKM di NTT

AKURAT.CO Kementerian Perindustrian terus meningkatkan hilirisasi komoditas unggulan daerah melalui pengembangan sentra industri kecil dan menengah (IKM).
Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah membangun dan memperkuat Sentra IKM Olahan Pisang serta Sentra IKM Tenun di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur.
Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan, pengembangan sentra IKM merupakan bagian penting dari strategi pemerintah dalam memperkuat struktur industri nasional dari daerah.
Baca Juga: Ledakan Pabrik Herbal di Semarang, Kemenperin Turunkan Tim Investigasi
Melalui dukungan pemerintah pusat dan pemerintah daerah, sentra IKM diharapkan menjadi pusat produksi, inovasi, serta pengembangan usaha berbasis potensi lokal yang berdaya saing.
"Kementerian Perindustrian terus mengajak pemerintah daerah untuk mengidentifikasi potensi sentra IKM yang dimiliki sehingga pembinaan industri dapat dilakukan secara lebih efektif, tepat sasaran, dan mampu memaksimalkan pengembangan sektor industri secara berkelanjutan," kata Agus, Senin (6/7/2026).
Agus menambahkan, pemerintah juga melakukan pengawasan terhadap sentra-sentra IKM yang telah dibangun agar mampu beroperasi secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Kami memastikan agar sentra IKM yang dibangun melalui dukungan pemerintah benar-benar mampu memberi nilai tambah terhadap bahan baku lokal, membuka lapangan kerja, memperluas akses pasar, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tambahnya.
Kabupaten Manggarai Timur merupakan salah satu daerah yang memperoleh dukungan pengembangan Sentra IKM Olahan Pisang melalui skema Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Perindustrian pada tahun 2022.
Wilayah ini memiliki potensi besar dalam pengembangan industri pangan berbasis pisang yang dapat diolah menjadi berbagai produk bernilai tambah, seperti keripik, sale, tepung pisang, puree, bolu, cookies, hingga aneka produk oleh-oleh khas daerah.
Agus menilai, pengembangan sentra tersebut merupakan implementasi nyata strategi hilirisasi komoditas lokal yang selama ini terus dipacu oleh pemerintah.
"Pengembangan Sentra IKM Olahan Pisang di Kabupaten Manggarai Timur merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mempercepat hilirisasi komoditas unggulan daerah seperti pisang, jagung, singkong, sorgum, dan berbagai komoditas lokal lainnya," ujar Agus.
Lebih lanjut, Agus menjelaskan bahwa hilirisasi menjadi instrumen penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui diversifikasi pangan berbasis sumber daya lokal.
Baca Juga: Kemenperin Genjot Pemulihan 3.020 Industri Kecil Pascabencana
Kebijakan tersebut sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2024 tentang Percepatan Penganekaragaman Pangan Berbasis Potensi Sumber Daya Lokal yang meningkatkan penguatan produksi pangan lokal, pengembangan industri pengolahan skala kecil dan menengah, serta perluasan akses pasar produk pangan nasional.
Menurut Agus, peningkatan nilai tambah hanya dapat tercapai apabila proses pengolahan dilakukan sedekat mungkin dengan sumber bahan baku sehingga manfaat ekonomi juga dirasakan langsung oleh masyarakat di daerah.
"Kita perlu membangun produk antara atau intermediate product sedekat mungkin dengan sentra bahan baku agar nilai tambah dinikmati oleh masyarakat dan pelaku usaha di daerah," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








