Prabowo Dijadwalkan Hadiri KTT APEC 2026 di China, Begini kata Bos Kadin

AKURAT.CO Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie mengungkapkan, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) 2026.
Sebagai informasi, KTT APEC tahun 2026 akan digelar di Shenzhen, China, pada November mendatang. Konferensi Tingkat Tinggi tersebut nantinya akan berfokus pada pembahasan isu-isu strategis seperti keterbukaan ekonomi, inovasi, dan kerja sama teknologi di kawasan Asia-Pasifik.
Anindya mengatakan, kehadiran Presiden Prabowo akan menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dengan China sekaligus meningkatkan peran Indonesia di kawasan Asia-Pasifik.
Baca Juga: KADIN Indonesia: Piala Dunia FIFA 2026 Genjot Perputaran Ekonomi RI Lebih dari Rp5 Triliun
"Dan saya dengar tentunya dari teman-teman pemerintah bahwa Pak Presiden Prabowo berkenan untuk hadir. Jadi ini mungkin pertama kali pimpinan-pimpinan dunia, termasuk mudah-mudahan Amerika, Rusia hadir di bawah kepemimpinan Cina," kata Anindya dalam Indonesia-China Partnership Forum di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
Anindya menyampaikan, China sebagai tuan rumah akan menyelenggarakan salah satu agenda ekonomi terbesar di kawasan Asia-Pasifik yang mempertemukan 21 ekonomi anggota APEC di bawah kepemimpinan Presiden Xi Jinping.
Ia menilai forum tersebut menjadi kesempatan strategis bagi Indonesia untuk memperkuat perannya sebagai negara dengan ekonomi terbesar di ASEAN sekaligus menjembatani kepentingan negara-negara Asia Tenggara dalam forum APEC.
"Tadi disampaikan Pak Djauhari, bahwa ini adalah kita sebagai pimpinan dari ASEAN, bagaimana di dalam APEC ini, yang ada tujuh negara ASEAN, kita juga bisa menjembatani agar APEC di Shenzhen ini sukses," ujarnya.
Anindya menambahkan, KTT APEC tahun ini diperkirakan akan menjadi ajang pertemuan para pemimpin dunia, termasuk dari sejumlah negara besar, di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik global.
Ia menilai forum tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama ekonomi internasional, terutama ketika dunia masih menghadapi tantangan akibat meningkatnya tensi geopolitik, termasuk di kawasan Timur Tengah.
Baca Juga: Lirik Sakedung Kading yang Viral di TikTok, Lengkap dengan Makna Lagunya
"Dan ini menggambarkan bahwa di tengah guncang-ganjing geopolitik, terutama kita dengar bahwa ada kemungkinan apa panas lagi di Timur Tengah, Cina bisa menjadi suatu mitra yang stabil dan juga tetap membawa pertumbuhan,” tutur Anindya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









