Akurat Logo

EV dan Hybrid Tumbuh, Pertamina Lubricants Siapkan Pelumas untuk Komponen Kendaraan Listrik

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 13 Agustus 2026, 11:31 WIB
EV dan Hybrid Tumbuh, Pertamina Lubricants Siapkan Pelumas untuk Komponen Kendaraan Listrik
Aneka produk oli Pertamina Lubricants

AKURAT.CO PT Pertamina Lubricants melihat peluang pengembangan bisnis pelumas seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik berbasis baterai (EV) dan kendaraan hybrid di Indonesia.

Corporate Secretary Pertamina Lubricants, Rika Gresia Wahyudi mengatakan, meski kendaraan listrik tidak menggunakan mesin pembakaran internal seperti kendaraan konvensional, sejumlah komponen pada kendaraan listrik tetap membutuhkan produk pelumas.

“Kalau di EV walaupun mungkin mesinnya ya, mesinnya tidak membutuhkan pelumas tetapi tentunya masih ada part-part dari kendaraan EV maupun hybrid yang memerlukan produk dari pelumas,” kata Rika di Plumpang, Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Baca Juga: 16 Negara Jadi Tujuan Ekspor Pertamina Lubricants, Ini Daftarnya

Rika mencontohkan kebutuhan pelumas pada komponen gir kendaraan listrik maupun hybrid.

Menurut Rika, Pertamina Lubricants telah memiliki sejumlah varian produk yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan tersebut. “Seperti di gir, seperti itu yang tentunya pelumas Pertamina juga memiliki produk variannya,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, PT Pertamina Lubricants telah memperluas pasar ekspornya ke 16 negara, mencakup sejumlah negara di Asia hingga Afrika.

Manager Production Unit Jakarta PT Pertamina Lubricants, Dody Arief Aditya mengatakan, ekspansi pasar internasional telah dilakukan perseroan selama bertahun-tahun. Salah satu pasar yang telah digarap adalah Korea Selatan yang menjadi tujuan ekspor sejak 2007.

“Korea itu sejak 2007 kemudian Jepang, Australia, Singapura dan lain sebagainya,” kata Dody di kantor Pertamina Lubricants Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Berikut 16 Negara Tujuan Ekspor Pertama Lubricants:

  1. Tanzania — sejak 2024

  2. Philippines — sejak 2021

  3. Japan — sejak 2020

  4. Australia — sejak 2018

  5. Singapore — sejak 2016

  6. Malaysia — sejak 2015

  7. East Timor — sejak 2015

  8. Yemen — sejak 2015

  9. Nigeria — sejak 2015

  10. Thailand — sejak 2014

  11. Vietnam — sejak 2014

  12. Myanmar — sejak 2014

  13. China — sejak 2014

  14. Bangladesh — sejak 2010

  15. South Africa — sejak 2010

  16. Korea — sejak 2007

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.