Kisah Donny Fattah, Musisi Legendaris Yang Kini Konsumsi Lebih Dari 20 Obat Jantung Tiap Hari

AKURAT.CO Donny Fattah Gagola adalah musisi legendaris Indonesia yang merupakan pemain bass grup band God Bless. Pria asal Maluku ini terjun ke dunia musik sejak usia belasan dan sempat bergabung dengan Fancy Junior.
Di balik karakternya yang kalem dan pendiam, Donny memiliki segudang ide dan kreativitas bermusik yang luar biasa.
Selain itu Donny juga dikenal sebagai pemain bass liar. Dibuktikan melalui improvisasi yang dilakukannya saat tampil di atas panggung.
Kemampuannya dalam memainkan bass tergolong di atas rata-rata. Hal ini juga diakui oleh Eet Sjahranie, yang pernah menjadi gitaris God Bless menggantikan Ian Antono.
Menurut Eet, Donny Fattah memiliki cara yang unik dalam memainkan bassnya. Alih-alih menggunakan alat berupa pedal compressor, ia lebih memilih menggunakan pick ukuran medium dan memainkan bass sedemikian rupa sehingga seolah-olah telah ter-compressed.
Baca Juga: Perayaan 50 Tahun God Bless Di Synchronize Fest, Kaka Slank: God Bless Is Indonesia
Keahliannya dalam bermain bass didapat dari Stanley Clarke dan Geddy Lee (Rush), pemain bass top dunia. Keahlian dalam memainkan bass menuntunnya dalam mendapatkan penobatan Kawara Bass Indonesia dan sempat menjadi trendsetter bagi pemain lokal, Malaysia dan Singapura.
Selain perannya sebagai seorang bassist, pria kelahiran tahun 1949 ini juga merupakan salah satu pendiri serta pilar utama grup God Bless. Bersama Fuad Hassan, Jockie Suryoprayogo, Ludwig Lemans dan Ahmad Albar, mereka mengawali karier bermusik dengan menggebrak pentas rock di Lemans Pub.
Saat itu mereka masih menggunakan nama Crazy Wheels. Kemudian pada 5 Mei 1973, saat tampil di Taman Ismail Marzuki terbentuklah God Bless.
Donny dan God Bless kerap kali melahirkan album atau single yang populer di kalangan pecinta musik seperti She Passed Away, Semut Hitam dan masih banyak lagi.
Kemudian di tahun 1975, secara mengejutkan basis legendaris ini merilis album D&R yang bertajuk Bawaku, di bawah label Pramaqua. Album D&R yang berarti Donny dan Rudy ini merupakan hasil proyeknya bersama sang adik Rudy Gagola
Kala itu album D&R meledak di pasaran dan menggandeng banyak penyanyi top seperti Ida Noor, Achmad Albar dan Djatu Pramawati.
Selanjutnya, di tahun 1978 proyek D&R berlanjut dan merilis album kedua yang bertajuk Episode, diproduksi oleh Jackson Records & Tape.
Baca Juga: Warnai Usia Emas, GOD BLESS Luncurkan Album ‘ANTHOLOGY'
Beberapa tahun berikutnya Donny berhasil menciptakan sejumlah album. Namun pada awal 2012 Donny mengalami serangan jantung yang mengharuskannya istirahat total dari kegiatan bermusik.
Saat itu ia melakukan perawatan di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita. Di tahun yang sama ia juga melakukan pemasangan ring pada jantung dan saat ini tengah mengonsumsi lebih dari 20 obat jantung setiap harinya.
Donny mengatakan, setelah sakit dirinya menjadi jarang mengikuti kegiatan God Bless. Namun musisi 74 tahun ini masih tetap semangat untuk mempertahankan eksistensi grupnya. (Almira Ramadhani)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








