Sejarah Berdirinya Srimulat, Awal Mula Jadi Grup Lawak Indonesia Hingga Karier Naik Daun

AKURAT.CO Sejarah grup lawak Srimulat ternyata menjadi pembahasan yang menarik, karena Srimulat sendiri telah berdiri sejak tahun 1950.
Srimulat merupakan sebuah grup lawak Indonesia yang legendaris dan sudah mewarnai pertunjukkan seni di masyarakat.
Uniknya, grup lawak Srimulat memiliki nama Gema Malam Srimulat yang saat itu masih menjadi kelompok seni keliling.
Mengutip berbagai sumber, Rabu (1/11/2023), berikut ini infomarsi lengkap mengenai sejarah berdirinya Srimulat hingga menjadi grup lawak Indonesia yang terkenal.
Sejarah Berdirinya Srimulat
Raden Ayu Srimulat dan Kho Tjien Tiong, atau dikenal sebagai Teguh Slamet Rahardjo, merupakan pendiri Srimulat di Solo pada tahun 1950.
Baca Juga: Film Srimulat 2: Hidup Memang Komedi' Bagaikan Teaser Resmi, Tayang 23 November 2023
Awalnya grup lawak tersebut tidak disebut sebagai Srimulat saja, melainkan adalah Gema Malam Srimulat, yaitu orkes musik yang menggunakan humor sebagai selingan saat memainkan musik.
Teguh Slamet Rahardjo awalnya bekerja sebagai musikus dan sempat menjadi pengiring Orkes Keroncong Bunga Mawar, yang dipimpin oleh Raden Suprono.
Gema Malam Srimulat dibentuk sebagai orkes musik karena mereka adalah primadona panggung yang pandai menembang macapat dan pop Jawa.
Teguh saat itu juga yang memutuskan untuk menggunakan nama istrinya sebagai nama grup lawak, yang sudah menjual di Solo dan sekitarnya.
Sebelum menjadi Srimulat, Gema Malam Srimulat biasa menampilkan sebuah pementasan musik keroncong berdurasi 40 menit dengan selingan lakon lawak.
Lawakan yang biasa menghibur penonton itu dimainkan oleh Ranudikromo, Sarpin, Djuki, Suparni, dan Wadino alias Bandempo.
Baca Juga: 5 Pengalaman Menarik Nunung di Srimulat hingga Cerita Tertangkap Narkoba
Nama Srimulat mulai berkembang pesat setelah mereka memutuskan untuk tampil ke Surabaya, yaitu kondisi penonton yang lebih ramai dan egaliter membuat lawakan Srimulat mendapat perhatian lebih di masyarakat.
Di tahun 1968, Raden Ayu Srimulat meninggal, sang primadona panggung, hingga akhirnya Aneka Ria Srimulat beralih ke grup lakon humor.
Ternyata keputusan mereka untuk bermain komedi membawa grup Srimulat ke era kejayaannya.
Dalam kurun waktu sepuluh tahun, Aneka Ria Srimulat semakin berkembang dan jaya menjadi grup lawak yang terkenal di seluruh Indonesia.
Di tahun 1960 hingga akhir 1970-an, Srimulat mulai mendapat banyak pelawak terkenal. Seperti Bambang Gentolet, Tessy, Asmuni, Triman, Didik Mangkuprojo, Tarzan, Basuki, dan Timbul.
Baca Juga: Ganjar Sukses Kocok Perut Penonton Saat Tampil Sepanggung Dengan Srimulat Dalam Srinewlat
Selama masa kejayaannya itu, Aneka Ria Srimulat memiliki tiga kantor pusat yaitu berada di Surabaya, Jakarta, dan Solo.
Bahkan anggota Srimulat pernah hampir mencapai 100 orang, dan mereka juga membuat film untuk diputar di bioskop.
Masa kejayaan Srimulat ternyata mulai redup saat salah satu stasiun televisi menawarkan tontonan lebih menarik sehingga mengurangi kesuksesan Srimulat.
Setelah itu, karyawan Srimulat berguguran secara bertahap, hingga Teguh akhirnya membubarkan perusahaan pada tahun 1989, bersamaan dengan pembubaran serial TVRI Srimulat.
Itulah sejarah berdirinya grup lawak Srimulat yang pernah berjaya di Indonesia selama bertahun-tahun, hingga akhirnya bubar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini






