Nikita Mirzani Sempat Dengar Cerita Soal Laura Meizani dari Saksi, Langsung Marah Besar

AKURAT.CO, Nikita Mirzani kini sudah menghadirkan 16 saksi dalam laporannya terhadap Vadel Badjideh terkait dugaan tindakan asusila anak di bawah umur.
Baca Juga: Terdakwa Asusila Anak Kandung Dituntut 14 Tahun Penjara
Fahmi Bachmid selaku kuasa hukum mengungkapkan emosi Nikita Mirzani sempat meledak usai bertemu beberapa saksi.
"Ada tiga orang saksi yang bertemu dan berkomunikasi langsung dengan Nikita. Di situ Nikita meledak," ungkap Fahmi Bachmid ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (8/11/2024).
Salah satu saksi, Maharani Annisa mengungkapkan jika dirinya mendapatkan telepon dari Laura.
"Dia ditelepon jam 12 malam, kadang ditelepon jam 1 malam, diajak ngobrol dan dia nangis, banyaklah," ucap Fahmi Bachmid.
"Banyak hal yang disampaikan, tapi itu enggak boleh saya sampaikan," pungkasnya.
Baca Juga: Kasus Asusila Anak di Kembangan Harus Jadi Perhatian Semua Pihak
Terkini, kasus dugaan asusila anak di bawah umur itu sudah masuk dalam tahap penyidikan.
Vadel Badjideh sebagai terlapor mengaku terkejut dengan status kasusnya yang naik cukup cepat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







