Masih Saling Lapor, Mantan Karyawan Ashanty Siap Damai Asal Kedua Pihak Cabut Laporan

AKURAT.CO, Meski hubungan sempat memanas akibat saling melapor ke polisi, pihak Ayu Chairun Nurisa, mantan karyawan penyanyi Ashanty, ternyata masih membuka peluang untuk berdamai.
Baca Juga: Ashanty Sampai ke Psikiater Imbas Terpaksa PHK Karyawan
Menurut Stifan, kliennya tidak menutup pintu untuk menyelesaikan masalah di luar jalur hukum selama ada itikad baik dari kedua belah pihak.
“Bila memang ini ada peluang untuk bisa berdamai, Ayu lapang dada, siap untuk berdamai, siap mencabut laporannya,” ujarnya di kawasan Jakarta Barat, belum lama ini.
Namun, Stifan menegaskan bahwa perdamaian hanya bisa terjadi jika kedua pihak sepakat untuk sama-sama mencabut laporan polisi (LP) yang telah dibuat.
“Kalau damai ya masing-masing pihak saling cabut LP, gitu,” tegasnya.
Meski demikian, pihak Ayu tetap akan melanjutkan proses hukum apabila dari kubu Ashanty belum menunjukkan langkah yang sama.
“Kalau memang dari pihak lawan masih mau terus, ya kita juga akan kawal terus terhadap laporan-laporan Ayu itu,” tambahnya.
Sinyal positif menuju perdamaian semakin kuat dengan adanya rencana pertemuan antara tim kuasa hukum kedua belah pihak pada 7 November mendatang. Pertemuan tersebut awalnya direncanakan untuk membahas masalah ketenagakerjaan, namun tidak menutup kemungkinan berkembang menjadi forum diskusi untuk mencapai kesepakatan damai.
“Sebenarnya sih lebih ke bipartit ya, terkait ketenagakerjaan aja sih. Namun kalau nanti ada senggol ke arah sana (perdamaian), welcome, kita welcome kok,” pungkas Stifan.
Baca Juga: Ashanty Ngadu Soal Warisan 5000 Meter Milik Ayahnya Diduga Dirampas Mafia Tanah
Kasus antara Ashanty dan mantan karyawannya ini menjadi perhatian publik setelah Ayu Chairun Nurisa ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan penggelapan. Kini, peluang damai di antara keduanya membuka harapan baru agar konflik yang sempat memanas ini bisa berakhir dengan baik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









