Ratu Sofya Ungkap Penolakan Orang Tua atas Hubungannya dengan Cornelio Sunny

AKURAT.CO Hubungan asmara antara Ratu Sofya dan Cornelio Sunny masih dibayangi konflik keluarga. Hingga kini, orang tua sang aktris diketahui belum memberikan restu atas hubungan tersebut.
Permasalahan ini bahkan sempat ramai diperbincangkan di media sosial. Penolakan dari pihak keluarga disebut berlangsung cukup lama, sampai membuat Ratu Sofya memilih meninggalkan rumah.
Baca Juga: Ibunda Ratu Sofya Sebut Pemotretan Putrinya dengan Cornelio Sunny Vulgar
Tak terasa, polemik tersebut telah berjalan selama dua tahun. Dalam perbincangan di kanal YouTube milik Grace Tahir, bintang Film Munkar itu akhirnya buka suara soal kisruh yang selama ini dirinya alami.
Ratu Sofya mengaku tak benar-benar memahami alasan pasti orang tuanya menolak hubungannya dengan Sunny.
"Mama aku yang kayak, 'udah putusin! putusin anak saya! Saya enggak mau tahu. Tolonglah Sunny putusin anak saya,'" kata Ratu Sofya di kanal YouTube Grace Tahir dikutip Selasa (17/2/2026).
Dia menduga, faktor perbedaan usia menjadi salah satu penyebab utama penolakan tersebut.
"Culture dan umur," ujar Ratu Sofya.
Sebagai informasi, Ratu Sofya dan Cornelio Sunny diketahui memiliki jarak usia hampir 20 tahun. Meski demikian, keduanya tetap mempertahankan hubungan mereka.
Dalam kesempatan yang sama, Grace Tahir sempat menyinggung kemungkinan lain di balik sikap keras orang tua Ratu Sofya. Grace mempertanyakan apakah ada isu tertentu terkait Sunny yang mungkin pernah didengar keluarga.
"Jadi bukan karena ada sesuatu dari Sunny yang mereka pernah dengar, 'Oh, Sunny dulu tuh jahatin pacarnya', atau pernah apa, enggak ada?" tanya Grace Tahir. "Oh, enggak ada, enggak ada. Enggak ada," ucap Ratu Sofya.
Baca Juga: Profil Cornelio Sunny, Aktor 39 Tahun yang Diduga Menjalin Hubungan dengan Ratu Sofya
Lewat pengakuannya tersebut, Ratu Sofya menegaskan bahwa tak ada isu buruk tentang sang kekasih yang menjadi alasan penolakan.
Dia pun menyiratkan bahwa perbedaan usia dan latar belakang budaya kemungkinan menjadi faktor utama konflik yang hingga kini belum menemukan titik temu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








