Lebih dari Sekadar Mirip: Misi Baru Luna Maya Memanusiakan Sosok Suzzanna

AKURAT.CO, Rumah produksi Soraya Intercine Films kembali menggandeng aktris papan atas Luna Maya untuk mengemban tanggung jawab besar dalam menghidupkan kembali sang legenda horor melalui film terbaru, Suzzanna: SANTET DOSA DI ATAS DOSA.
Proyek ketiga ini menandai babak baru bagi Luna, di mana dirinya tidak lagi hanya fokus pada transformasi visual, melainkan pada kedalaman rasa.
Luna mengungkapkan antusiasme yang luar biasa. Dia merasakan adanya ikatan batin atau chemistry yang sangat kuat antara seluruh jajaran pemain dan kru, yang membuat proses produksi film kali ini terasa jauh lebih istimewa dibandingkan dua film sebelumnya.
"Aku merasa bahwa baru kali ini setiap film satu, dua itu, pasti punya daya tarik yang berbeda. Tapi di film yang ketiga ini, aku bener-bener merasa ini satu tim tuh kayak hidup semuanya. Bener-bener kayak kawin gitu. Dan itu buat aku jadi semangat banget ada di lokasi, mengerjakan film ini, dan pada saat melakukannya juga enggak ada rasa penolakan gitu," ujar Luna di kawasan Senayan, Sabtu (14/3/2026).
Mengenai tuntutan publik yang sering kali terpaku pada kemiripan wajahnya dengan mendiang Suzzanna, Luna kini bersikap lebih berani. Baginya, era "mirip-miripan" harus segera usai agar penonton bisa lebih meresapi kualitas cerita dan akting yang disuguhkan.
"Di yang ketiga ini, aku merasa bahwa memang sudah waktunya bukan Suzanna ini mirip-miripan lagi. 'Harus sama, oh kok enggak mirip? Kok ini?Kok beda?' Enggak. Sudah waktunya penonton enjoy dengan filmnya, dengan warna baru yang ditampilkan oleh siapapun yang berada di dalamnya," katanya.
Visi Luna untuk karakter ikonik kali ini adalah memberikan dimensi emosional yang lebih luas. Dia ingin penonton melihat Suzzanna bukan hanya sebagai sosok mistis yang menakutkan, melainkan sebagai seorang manusia yang memiliki perasaan mendalam.
"Jadi aku pengin ada sesuatu yang berbeda dari Suzanna kali ini. Bahwa dia harus menjadi manusia, dan manusia di sini punya perasaan. Dan itu yang aku pengin, dia lebih hidup dan lebih memanusiakan Suzanna gitu. Jadi udah bukan lagi ceritanya, 'ah lebih bagus yang ini, mukanya lebih mirip... enggak itu,'" bebernya.
Menjelang jadwal tayang yang bertepatan dengan momen libur Lebaran, Luna tidak bisa menyembunyikan rasa gugupnya.
Dia mengaku intens berkomunikasi dengan produser Sunil Soraya untuk memastikan segala sesuatunya berjalan sempurna untuk sajian Lebaran tahun ini.
"Sampai bingung mau ngomong apa karena jujur dari kemarin tuh aku tegang banget, karena bisa dibilang ini film Lebaran pertama. Jadi agak kayak, 'aduh gimana ya?' Jangan teriak dong, maksudnya tahun ini gitu. Dan itu yang membuat dari kemarin tuh kita telepon-teleponan terus sama Pak Sunil, 'Pak Sunil gimana ya?' gitu," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








