Akurat
Pemprov Sumsel

Kondisi Lokasi Syuting Bak Uji Nyali, Taskya Namya Semprot Oknum Pengelola Fasilitas

Nuzulul Karamah | 16 Maret 2026, 18:01 WIB
Kondisi Lokasi Syuting Bak Uji Nyali, Taskya Namya Semprot Oknum Pengelola Fasilitas
Taskya Namya

AKURAT.CO Bulan Ramadan yang seharusnya penuh berkah justru diwarnai kekecewaan oleh aktris Taskya Namya.

Melalui unggahan di Instagram pribadinya, bintang film horor ini membagikan pengalaman pahit terkait fasilitas basecamp syuting di kawasan Bumi Perkemahan (Buperta) yang dianggap jauh dari standar kelayakan.

​Taskya secara blak-blakan menyentil sosok yang dia panggil "Nyai Ratu" karena dianggap abai terhadap kesejahteraan tim di lapangan.

Baca Juga: Alasan Taskya Namya Sering Pakai Barang Pribadi untuk Keperluan Syuting

​Bukan Manja, Tapi Butuh Keamanan

​Menepis anggapan bahwa para artis menuntut kemewahan, Taskya menegaskan bahwa keluhannya murni soal keamanan dan aspek manusiawi.

Dia merasa kondisi tempat istirahat tersebut sangat tidak aman karena dikelilingi sarang tawon dan bangunan yang hampir roboh.

​"Kagak mbak. Kita cuman butuh yang layak, enggak hanya untuk talent kok. Nah tadi itu kagak layak. Masa kita digabung sama monyet sama tawon. Tadi monyet aja ogah masuk. Serius deh gua," ketusnya.

​Dia juga menyayangkan sikap oknum tersebut yang dinilai tidak memiliki empati, terlebih saat kru dan pemain sedang menjalankan ibadah puasa.

​"Terlalu banyak yang kau zalimin di bulan puasa ini nyai ratu," tulis Taskya melalui akun @taskyanamya.

​Meski sudah terbiasa syuting di lokasi ekstrem untuk keperluan film horor, Taskya merasa pengalaman kali ini adalah yang terburuk.

Dia membagikan potret plafon bangunan yang hancur dan rangka atap terbuka yang dihuni serangga berbahaya.

​"Pertama kali syuting di buperta set-nya hampir sama kayak sebelum-sebelumnya selama syuting horor. Tapi kali ini spesial. Dapat basecamp penuh sarang tawon," ungkap kekasih Ari Irham tersebut.

Baca Juga: Bangun Chemistry, Taskya Namya Sengaja Cari Foto Terganteng Bastian Steel

​Beruntung, situasi tersebut segera membaik setelah pimpinan tertinggi dari Rumah Produksi (PH) turun tangan langsung.

Setelah melihat sendiri betapa buruknya kondisi bangunan yang disediakan, tim akhirnya dipindahkan ke lokasi yang lebih manusiawi.

​"Update! Akhirnya pindah ke tempat biasanya. Hamdallah. Bapak ibu yang punya PH aja bingung tadi kenapa kita di tempat tadi," pungkasnya lega.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.