Bukan Sekadar Bangun Tempat Ibadah, Masjid Zaskia Adya Mecca Sukses Satukan Warga Jadi Keluarga

AKURAT.CO Bagi Zaskia Adya Mecca dan Hanung Bramantyo, Idulfitri 2026 bukan sekadar perayaan kemenangan, melainkan babak baru dalam kehidupan bertetangga mereka.
Meski belum resmi menempati hunian baru, pasangan ini memutuskan untuk menggelar Shalat Ied di lapangan dekat masjid yang mereka bangun. Keputusan tersebut rupanya menjadi pintu pembuka ikatan emosional yang tak terduga dengan warga sekitar.
Zaskia mengaku terenyuh melihat bagaimana warga setempat menyambut kehadiran mereka dengan tangan terbuka, sebuah kehangatan yang jarang dia temukan selama puluhan tahun tinggal di Jakarta.
Baca Juga: Dulu Dijuluki Artis Ramadan, Zaskia Adya Mecca Bela-belain Tutup Pintu Syuting, Ini Alasannya!
"Bahagia banget karena baru ngerasain warga tuh kayak di Jogja enggak sih rasanya? Selama aku tinggal di Jakarta hampir 40 tahun, baru sekali ini aku ngerasain semenjak ada masjid, aku sama warga tuh jadi deket banget," ungkap Zaskia di kawasan Jakarta Selatan, Sabtu (21/3/2026).
Bagi ibu lima anak ini, kesuksesan acara tersebut tidak diukur dari kemeriahan teknis, melainkan dari gotong royong yang tercipta secara organik.
"Silaturahmi kita jadi bagus banget, terus pas bilang mau bikin ini, semua warga turun tangan. Jadi aku tuh ngerasain lebih dari sekadar sukses ini, tapi bahagianya karena hubungan sama warga bagus banget ya," tambahnya lagi.
Antusiasme warga ini pun memicu keinginan kuat dalam diri Hanung Bramantyo untuk segera menetap secara permanen di lingkungan tersebut. Sang sutradara merasa atmosfer kekeluargaan di sana sangat magnetis.
"Betul, padahal kita belum menjadi warga di sini. Belum pindah, tapi dari sini jadi kita jadi pengen cepet-cepet pindah," kata Hanung.
Perbedaan kontras dirasakan Zaskia jika dibandingkan dengan rumah lamanya. Di lingkungan baru ini, jangkauan pertemanan mereka meluas dengan sangat cepat meski proses pindahan belum tuntas.
Baca Juga: Zaskia Adya Mecca Ditegur Guru Soal Rok Sybil, Bongkar Aksi Putrinya yang Diam-Diam...
"Belum pindah udah enggak sabar karena udah deket sama semuanya. Kita tinggal di rumah yang sebelumnya udah belasan tahun, paling cuma kenal empat rumah sekitar. Ini kita udah kenal dua kampung kayaknya," tutur Zaskia.
Salah satu momen yang paling menyentuh hati adalah kehadiran para relawan yang datang menawarkan bantuan tanpa diminta, hanya karena disatukan oleh kegiatan iktikaf di masjid tersebut.
"Ada relawan tiga orang perempuan, 'Kak, apa yang harus kita bantu?'. Aku enggak kenal siapa mereka, mereka datang pengen bantu dan mereka tiga orang itu enggak saling kenal juga karena itikaf di masjid kita kemarin," cerita Zaskia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









