Akurat
Pemprov Sumsel

Hati Emas Putri Zaskia Adya Mecca: Maafkan Pelaku Pemukulan karena Alasan Kemanusiaan

Nuzulul Karamah | 16 April 2026, 23:20 WIB
Hati Emas Putri Zaskia Adya Mecca: Maafkan Pelaku Pemukulan karena Alasan Kemanusiaan
Ruang sidang kasus kekerasan yang menimpa putri Zaskia Adya Mecca, Kala Madali, berubah menjadi momen penuh empati.

AKURAT.CO, Ruang sidang kasus kekerasan yang menimpa putri Zaskia Adya Mecca, Kala Madali, berubah menjadi momen penuh empati.

Di tengah proses hukum yang membelit pria bernama Niko, Kala menunjukkan kedewasaan luar biasa dengan menyatakan telah memaafkan terdakwa setelah keduanya bertemu tatap muka di pengadilan.

​Dalam pertemuan tersebut, Niko mengungkapkan penyesalan mendalam dan menjelaskan bahwa tindakan emosionalnya dipicu oleh tekanan hidup yang berat saat kejadian berlangsung.

Baca Juga: Zaskia Adya Mecca Ditegur Guru Soal Rok Sybil, Bongkar Aksi Putrinya yang Diam-Diam...

​Kala Madali secara terbuka menceritakan alasannya memberikan maaf. Dia merasa tersentuh dengan kejujuran terdakwa yang tengah mengalami masalah keluarga yang pelik.

​"Om Nikonya minta maaf, jelasin kenapa, jadi aku maafin. Om Niko bilang dia menyesal. Kasihan karena enggak bisa ketemu ibunya, istrinya, dan orang-orang yang disayang untuk jangka waktu yang panjang," tutur Kala di kawasan Jakarta Timur, Rabu (15/4/2026).

​Zaskia Adya Mecca pun turut memberikan rincian terkait kondisi psikologis terdakwa saat peristiwa pemukulan terjadi.

Menurutnya, Niko sedang berada dalam titik terendah hidupnya.

​"Beliau menyesal karena saat itu katanya situasinya lagi kalut, istrinya lagi harus operasi, ibunya lagi kritis. Bahkan saat di penjara, ibunya masuk ICU dan beliau tidak bisa menemui ibunya karena statusnya ditahan," ungkap Zaskia.

​Bagi istri Hanung Bramantyo ini, membawa anak-anaknya ke persidangan bukan sekadar untuk menuntut keadilan, melainkan untuk memberikan pelajaran hidup yang nyata.

Zaskia ingin buah hatinya melihat langsung dampak buruk dari hilangnya kontrol diri.

​"Mereka belajar kalau emosi efeknya seperti apa. Kalau marah harus ditahan. Kalau meledak ruginya banyak banget, seperti Om Niko ini, putus hubungan sama keluarga karena harus menjalani proses hukum," tegasnya.

​Meski secara personal pintu maaf telah dibuka lebar, Zaskia menegaskan bahwa proses hukum tidak akan berhenti di tengah jalan.

Sebagai warga negara yang taat, dia menyerahkan sepenuhnya mekanisme keadilan kepada pihak berwenang.

​"Indonesia kan negara hukum ya, jadi bapak apakah dari pengadilan juga pengin menunjukkan hukum tuh tetap berjalan. Walaupun hati sudah maafin karena merasa kasihan melihat kondisinya, tapi undang-undang harus tetap berlaku," jelas Zaskia.

Baca Juga: Zaskia Adya Mecca Ungkap Proses Hukum Tersangka Pemukulan Karyawannya

​Saat ini, kasus tersebut masih terus bergulir. Setelah pemeriksaan saksi korban dan bukti CCTV, persidangan akan masuk ke tahap tuntutan, pembelaan (pleidoi), hingga putusan akhir dari majelis hakim.

​"Prosesnya masih panjang. Kami serahkan pada pihak pengadilan, kami yakin akan disidangkan dengan seadil-adilnya sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Terima kasih dukungannya teman-teman," pungkas Zaskia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.