Simbol Cinta Bali-Sunda, Intip Rahasia Kebaya Lebaran Mahalini Rancangan Didiet Maulana

AKURAT.CO, Momen Hari Raya Idulfitri 2026 menjadi panggung bagi Mahalini untuk menunjukkan identitas budayanya.
Bersama sang suami, Rizky Febian, dan buah hati mereka, Selina, Mahalini tampil memukau dalam balutan busana rancangan desainer kondang Didiet Maulana.
Baca Juga: Mahalini Jaga Privasi Anak dari Sorotan Publik: “Aku Mau Dia Tumbuh Tanpa Tekanan Netizen”
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, pelantun lagu Sial ini membagikan potret hangat keluarga kecilnya tersebut.
"Mohon maaf lahir dan batin, selamat lebaran guys! Papa, ibu, Selina," tulis Mahalini dalam Instagram pribadinya.
Namun, di tengah suasana fitri, penampilan Mahalini yang memilih mengenakan kebaya alih-alih gamis justru menuai kritik dari sebagian warganet.
Beberapa netizen menganggap busana tersebut terlalu rumit untuk dikenakan di hari Lebaran.
"Iso kebayaan (kok bisa pakai kebaya) ya Allah, sing simple wae (yang simpel aja) mba," kata netizen.
Tak tinggal diam, Mahalini memberikan balasan singkat namun menohok atas kritik tersebut.
"Duit duit aku mba," balas Mahalini dengan tegas.
Bahkan, saat netizen lain membandingkan pilihannya dengan standar busana Lebaran pada umumnya (gamis atau dress), Mahalini tetap pada pendiriannya.
"Biasanya aku lagi enggak pengin biasanya, kenapa?" jawab Mahalini lagi.
Di balik perdebatan tersebut, Didiet Maulana selaku sang desainer memberikan penjelasan mendalam melalui akun X miliknya.
Busana tersebut ternyata bukan sekadar pakaian, melainkan simbol penyatuan dua budaya besar Indonesia, yaitu Bali dan Sunda.
"Aku membayangkan bagaimana agar inspirasi dua budaya Bali dan Sunda bisa berpadu serasi dalam tampilan busana ini," kata Didiet Maulana di akun X miliknya dikutip Senin (23/3/2026).
Didiet memilih warna terracotta orange untuk melambangkan kehangatan keluarga. Dia juga merancang konsep yang sangat personal bagi pasangan ini.
"Untuk konsepnya aku membayangkan sebuah taman yang tidak hanya tentang keindahan, tetapi tentang cinta yang tumbuh dan diwariskan," imbuhnya.
Baca Juga: 5 Model Kebaya Karya Perancang Didiet Maulana, Bikin Anggun Pemakainya
Sentuhan khas Bali sangat terasa pada detail bawahan dan model atasan yang dikenakan Mahalini, yang dikerjakan langsung oleh tangan-tangan perajin lokal.
"Kebaya bukaan depan khas perempuan Bali dengan Kamen (kain) dari Endek Bali yang dibuat oleh perajin di Denpasar yg aku kenal 11 tahun lalu lewat Ibu Selly Rai Mantra yg menjadi ketua dekranasda Denpasar kala itu," beber Didiet.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









