Hanya Bisa Ngikut Arus, Insanul Fahmi Pasrah Sulit Bertemu Anak

AKURAT.CO, Di balik riuhnya proses hukum yang berjalan, Insanul Fahmi menyimpan kesedihan mendalam sebagai seorang ayah.
Dia mengaku kesulitan mendapatkan izin dari Wardatina Mawa untuk bertemu dengan buah hati semata wayang mereka.
Rasa pilu itu kian terasa lantaran momen Lebaran yang seharusnya menjadi waktu berkumpul keluarga, justru dia lalui dalam kerinduan.
"Iyalah, pasti sedih sih. Maksudnya kan momennya Lebaran. Terakhir ketemu yang mandi bola itu aja. Habis mandi bola enggak dikasih lagi, enggak direspons lagi. Jadi dari awal itu memang enggak dikasih ketemu," ungkap Insanul pada Rabu (25/3/2026).
Baca Juga: Kasus Dugaan Perzinaan Inara Rusli dan Insanul Fahmi, Polisi Tambah Dua Saksi Baru
Insanul merasa ada pola yang janggal dalam pemberian izin akses bertemu anak. Dia beranggapan bahwa kesempatan untuk memeluk sang buah hati seolah baru terbuka jika dirinya sudah menyuarakan keluh kesahnya di hadapan publik atau media sosial.
"Karena kita ngoceh-ngoceh di media sosial, habis itu dikasih kan? Karena dia mungkin butuh validasi publik kalau dia ngasih. Habis itu enggak dikasih lagi. Nanti aku ngoceh-ngoceh lagi dah," tutur Insanul.
Setelah berbagai upaya mempertahankan rumah tangga dirasa tidak membuahkan hasil yang sepadan, Insanul mengaku mulai berada di titik jenuh.
Dia merasa perjuangannya selama ini tidak lagi dihargai, terutama terkait kehormatan keluarganya.
"Kemarin okelah memperjuangkan, cuma lama-lama capek juga. Kok lama-lama kayak enggak dihargain juga lagi. Apalagi aku juga kan bawa harga diri keluarga juga kan di sini. Semuanya, marwah keluarga," tegasnya.
Kini, dia memilih untuk tidak lagi memaksakan keadaan dan mencoba bersikap lebih santai dalam menghadapi arus masalah yang ada.
"Abang kurang paham juga itu, kurang paham. Jadi ya Abang udah capek ya, kayak ya udahlah aku ngikuti arus aja. Ngikutin aja, Abang kan orangnya santai, ngikut arus aja," imbuhnya.
Baca Juga: Laporan Dicabut, Pengacara Inara Rusli Beri Pesan Menohok ke Insanul Fahmi
Meski tetap membuka pintu untuk kemungkinan rujuk, Insanul menegaskan bahwa kepentingan anak tidak seharusnya dijadikan alat dalam konflik orang tua. Dia pun memasrahkan kelanjutan nasib pernikahannya sepenuhnya kepada keputusan Mawa.
"Kayak ya udahlah, kalau misalnya mau pisah ya jalan baik-baik. Mau lanjut aku juga masih open gitu kan, cuma jangan bawa-bawa anak gitu. Bukan menyerah sih, aku lebih ke ikhlas aja sih," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









