Dikaruniai Anak Kedua, AHY Bongkar Makna Nama dari Putranya

AKURAT.CO,Setelah hampir dua dekade menyandang status sebagai keluarga dengan anak tunggal, pasangan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Annisa Pohan akhirnya resmi menyambut anggota keluarga baru.
Seorang bayi laki-laki lahir dengan selamat pada Minggu, 29 Maret 2026, pukul 19.28 WIB di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), Jakarta Selatan.
Lahir dengan berat 3,076 kilogram dan panjang 49 sentimeter, kehadiran sang putra menjadi jawaban atas doa panjang selama 17 tahun.
Baca Juga: Annisa Pohan Absen Tak Ikut Upacara di Istana, Kenapa?
Dalam suasana penuh haru di RSPI pada Senin (30/3/2026), AHY secara khusus memberikan apresiasi tinggi kepada sang istri yang berjuang melahirkan di usia 44 tahun.
"Tentu kami sangat bersyukur kepada Allah SWT. Apalagi ini sebuah penantian yang panjang, ikhtiar yang juga luar biasa, terutama ini adalah buah dari doa, upaya, perjuangan, dan pengorbanan istri kami tercinta, Annisa," ungkap AHY.
Mengingat faktor usia, kesiapan fisik Annisa menjadi perhatian utama. Namun, Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan ini mengungkapkan bahwa proses persalinan berjalan lancar hingga tahap Inisiasi Menyusui Dini (IMD).
"Karena memang usia istri yang juga tidak terlalu muda lagi, maka dipastikan kondisinya siap untuk melahirkan. Termasuk persalinannya sampai dengan IMD, yang itu juga penting karena sumber nutrisi terbaik bagi newborn adalah ASI," tambah AHY.
Baca Juga: AHY: 25 Tahun Demokrat Jadi Momentum Bangkit dan Perkuat Peran di Pemerintahan
Pasangan ini menyematkan nama yang sarat akan makna dan sejarah, Arjuna Hanyokrokusumo Yudhoyono.
Menariknya, inisial sang putra kembali membentuk akronim "AHY," sama seperti sang ayah.
"Jadi gampangnya AHY Junior gitu teman-teman," kelakar AHY.
Nama tengah 'Hanyokrokusumo' merupakan pemberian khusus dari Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Nama tersebut merujuk pada gelar Sultan Agung, penguasa Mataram Islam yang tersohor akan patriotismenya.
AHY menjelaskan bahwa garis keturunan keluarganya memang tersambung hingga Hamengkubuwono III.
"Pak SBY ini mewarisi keturunan dari Kerajaan Mataram Islam, utamanya Hamengkubuwono III. Salah satu raja yang paling sukses dan patriotis adalah Sultan Agung dengan gelar Hanyokrokusumo. Di sinilah saya melihat Pak SBY dalam doanya menginginkan cucu beliau bisa mewariskan nilai-nilai baik dari garis Sultan Agung," jelas pria berusia 47 tahun tersebut.
Kelahiran Arjuna di RSPI membawa AHY bernostalgia pada momen kelahiran anak pertamanya, Almira Tunggadewi Yudhoyono, pada 17 Agustus 2008.
Kala itu, suasana jauh lebih tegang karena SBY harus menyeimbangkan peran sebagai kakek dan kepala negara di Hari Kemerdekaan.
"Masih ingat sekali, pagi-pagi sebelum memimpin upacara peringatan detik-detik Kemerdekaan Republik Indonesia, (Pak SBY) datang dulu ke RSPI menjadi saksi proses kelahiran cucu pertama. Setelah itu buru-buru kembali ke Istana dan memimpin upacara," kenangnya.
Kini, kehadiran Arjuna juga menjadi kado terindah bagi Almira. Setelah belasan tahun terbiasa menjadi anak tunggal, Almira kini siap mengemban peran baru sebagai seorang kakak.
"Dia paham ternyata kami berdua tidak bisa segera memberikan adik, sampai mungkin di titik tertentu dia merasa, 'ya sudah mungkin saya takdirnya menjadi anak tunggal.' Tentunya dia sangat surprise begitu mendengarkan kabar bahwa insyaAllah akan punya adik beneran kali ini. Dengan jarak usia yang jauh itu, dia bisa jadi kakak yang membantu saya dan Annisa untuk menjaga adiknya, karena dia sudah semakin dewasa," tutup AHY.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









