Akurat
Pemprov Sumsel

​Putra Bungsu Meisya Siregar Idap Autoimun ITP, Berawal dari Gejala Memar Usai Sembuh Sinus

Nuzulul Karamah | 13 April 2026, 13:45 WIB
​Putra Bungsu Meisya Siregar Idap Autoimun ITP, Berawal dari Gejala Memar Usai Sembuh Sinus
Meisya Siregar

AKURAT.CO, Kabar mengejutkan datang dari keluarga pasangan selebritas Meisya Siregar dan Bebi Romeo.

Anak bungsu mereka, Bambang, baru saja didiagnosis mengidap Immune Thrombocytopenia (ITP), sebuah kondisi autoimun yang menyerang keping darah atau trombosit.

​Kabar ini dibagikan langsung oleh Meisya melalui media sosialnya. Dia menceritakan bahwa penyakit ini muncul secara tiba-tiba di tengah kondisi Bambang yang selama ini dikenal sebagai anak yang sangat aktif.

Baca Juga: Meisya Siregar Rasakan Umrah Berkesan, Karena Ini...

​Kondisi ini bermula saat Bambang mengalami batuk pilek persisten yang disertai lendir pada mata.

Setelah pemeriksaan medis, Bambang sempat didiagnosis menderita Sinus Kronis kondisi genetik yang diturunkan dari sang ayah dan menjalani pengobatan intensif selama lima hari.

​Namun, pasca pengobatan sinus selesai, muncul gejala fisik yang tidak biasa setelah Bambang beraktivitas normal.

​"Bambang main bola dan ditemukanlah memar di lutut, dan hari kedua muncul di seluruh badan lebih banyak lagi memarnya. Tanpa demam, tanpa perubahan perilaku, tanpa sakit," ungkap Meisya dalam unggahannya dikutip Senin (13/4/2026).

​Meisya turut memberikan edukasi kepada pengikutnya mengenai kelainan yang dialami sang putra.

ITP terjadi ketika sistem imun tubuh salah mengidentifikasi sel sehat dan justru menghancurkan trombosit.

​"Ini mengakibatkan jumlah keping darah rendah sehingga tubuh mudah memar atau berdarah," tulis Meisya Siregar dalam keterangan fotonya.

Baca Juga: Meisya Siregar Ditipu Online Shop, Bebi Romeo : Ikhlasin Aja

​Meski terpukul dengan diagnosis ini, Meisya dan Bebi Romeo berusaha tetap tegar.

Baginya, momen ini merupakan pengingat untuk lebih bersyukur dan fokus menjaga kesehatan sang buah hati.

Fokus utama mereka saat ini adalah memastikan kondisi ITP Bambang tidak berkembang menjadi kronis.

​"Doain, semoga ini hanya akut yang enggak dibawa Bambang seumur hidupnya. Masih ada pengobatan lanjutan, sampai nilai trombosit Bambang stabil terus," tutupnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.