Ruben Onsu Diduga Tertipu Bisnis Mukena, Kerugian Merembet ke Kas Perusahaan

AKURAT.CO, Harapan presenter kondang Ruben Onsu untuk meraup untung dari bisnis perlengkapan ibadah menjelang Lebaran justru berujung pilu.
Ruben diduga menjadi korban penipuan yang tidak hanya melenyapkan modal besarnya, tetapi juga mengacaukan stabilitas keuangan (cash flow) perusahaannya.
Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, mengungkapkan bahwa kliennya semula memproyeksikan bisnis mukena ini sebagai pendukung unit bisnis utamanya.
Namun, rencana yang matang tersebut hancur setelah dana yang disetorkan diduga digelapkan oleh rekan bisnisnya.
Baca Juga: Aksi Unik Betrand Peto Bangunkan Ruben Onsu Sahur Pakai Kostum Spiderman, Komitmen 30 Hari Full
Kasus ini bermula saat Ruben mentransfer sejumlah uang ke rekening PT Venteny Fortuna Indo dan rekening pribadi rekan bisnisnya, Pilipus Suprihatin.
Ironisnya, dana yang dialokasikan untuk biaya produksi tersebut justru tertahan dan tidak pernah sampai ke tangan produsen.
"Apa yang ditransferkan oleh Ruben pun ternyata tidak pernah diturunkan ke pabrik. Sehingga pabrik tidak bisa memproduksi mukena seperti apa yang diharapkan oleh Ruben," jelas Minola di Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (21/4/2026).
Minola menambahkan bahwa hilangnya dana tersebut berdampak sistemik pada operasional bisnis Ruben lainnya.
"Nah, setelah terjadi kondisi yang seperti itu, tentu ini mengganggu ya. Mengganggu cash flow, bukan hanya cash flow tapi kemudian mengganggu business plan-nya si Ruben kan," tambahnya.
Salah satu poin yang disesali oleh mantan suami Sarwendah ini adalah adanya aliran dana ke rekening pribadi terduga pelaku.
Berdasarkan keterangan Minola, Ruben sempat terbujuk untuk mengirim uang dengan dalih biaya "entertain" yang tidak jelas peruntukannya.
"Ketika ngomong sama saya dia bilang 'saya juga heran, ini kan kerja sama bang, katanya. Kenapa kok saya masih mau mentransfer uang ke rekening pribadinya Philipus itu dengan alasan entertain?'" ucap Minola.
Baca Juga: Sarwendah Bantah Persulit Ruben Onsu Temui Anak: Cukup Chat Saya, Semua Bisa Diatur
Strategi bisnis yang awalnya diharapkan menjadi penggerak ekonomi perusahaan kini justru menjadi beban.
Dana yang seharusnya bisa diputar untuk kepentingan ekspansi perusahaan kini berstatus "uang hilang."
"Harusnya uang itu bisa digunakan untuk kepentingan yang lain, namun saat ini uang itu menjadi uang yang hilang," pungkas Minola.
Hingga saat ini, pihak Ruben Onsu masih membuka pintu bagi pelaku untuk menunjukkan itikad baik dengan mengembalikan dana tersebut demi memulihkan kondisi finansial perusahaan yang terdampak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







