Bukan Soal Cerita, Detail Mahkota di Perfect Crown Justru Picu Kemarahan Penonton Korea

AKURAT.CO Drakor Perfect Crown kembali menjadi sorotan publik Korea Selatan.
Namun kali ini, perhatian penonton bukan tertuju pada alur cerita atau chemistry pemainnya, melainkan detail mahkota yang dipakai karakter Yi Ahn saat resmi menjadi raja.
Karakter yang diperankan Byeon Woo Seok itu tampil mengenakan Guryumyeongwan dalam adegan penobatan di episode terbaru.
Mahkota tersebut memiliki sembilan untaian manik-manik di bagian depan dan belakang.
Baca Juga: Kim Jae Won Dirumorkan Duet dengan Park Eun Bin di Drakor Sageuk Romantis Baru
Bagi sebagian penonton internasional, detail itu mungkin terlihat biasa.
Namun bagi warga Korea Selatan, simbol tersebut dianggap sensitif karena berkaitan dengan sejarah hubungan Joseon dan China.
Dalam sejarah Korea, Guryumyeongwan digunakan raja Joseon ketika kerajaan masih berada dalam hubungan upeti dengan China.
Karena itu, banyak penonton menilai pemakaian mahkota tersebut tidak sesuai dengan latar Perfect Crown yang menggambarkan Korea sebagai negara monarki independen modern.
Tak sedikit warganet yang mempertanyakan riset tim produksi drama tersebut. Mereka menilai Yi Ahn seharusnya memakai Sipyiryumyeongwan, simbol kaisar dari kerajaan merdeka.
Kontroversi semakin ramai setelah terdengar seruan “Cheon-se” dalam adegan penobatan. Istilah itu dinilai memperkuat kesan bahwa kerajaan dalam drama masih berada di bawah pengaruh China.
Baca Juga: Kapan Perfect Crown Episode 5 Tayang? Ini Estimasi Waktu dan Update Terbarunya
Akibatnya, Perfect Crown dituding membawa simbol sejarah yang sensitif dan memicu perdebatan besar di media sosial Korea Selatan.
Meski menuai kritik, drama yang juga dibintangi IU ini tetap menjadi salah satu tontonan paling populer menjelang episode terakhirnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







