Seret Nama Ariel NOAH hingga Desta, Hotman Paris Bongkar Alasan Raffi Ahmad Dicatut Kasus Bea Cukai

AKURAT.CO Teka-teki mengenai terseretnya nama presenter kondang Raffi Ahmad dalam persidangan kasus dugaan suap importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan akhirnya mulai terkuak.
Sang kuasa hukum, Hotman Paris Hutapea, langsung angkat bicara untuk meluruskan simpang siur yang berkembang.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Selasa (9/6/2026), Hotman membantah keras segala tudingan miring dan membeberkan kronologi awal mengapa nama kliennya bisa mendadak dicatut dalam persidangan.
Baca Juga: Gemas! Momen Rayyanza dan Rafathar Salfok Lihat Kepala Botak Raffi Ahmad
Menurut penjelasan Hotman, kehebohan ini sebenarnya bermula dari hal yang sederhana, yaitu saat suami Nagita Slavina tersebut sedang melakukan kunjungan ke Amerika Serikat bersama geng artisnya untuk sebuah kegiatan olahraga.
"Ternyata cerita ini bermula dari kunjungan Raffi Ahmad, Ariel NOAH, Desta, dan Gading Marten, pada waktu kegiatan maraton di Amerika Serikat, pada saat mereka mengunjungi restoran terkenal," kata Hotman Paris dalam unggahannya di Instagram, Selasa (9/6/2026).
Hotman Paris menilai ada pihak-pihak tertentu yang sengaja memanfaatkan momen kunjungan tersebut untuk menggiring opini publik.
Narasi yang beredar di luar seolah-olah menyudutkan Raffi Ahmad terlibat dalam praktik ilegal impor kargo yang kini tengah diusut oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Sekarang ini dituduh, hanya Raffi Ahmad yang dituduh, difitnah, seolah-olah terlibat dalam impor kargo yang melibatkan nama perusahaan Blueray. Katanya ada kongkalikong dengan oknum bea cukai," ujarnya.
Untuk memperkuat penjelasannya dan membuktikan bahwa kunjungan tersebut murni urusan pekerjaan dan olahraga, Hotman juga memamerkan foto kebersamaan Raffi Ahmad, Ariel NOAH, Desta, dan Gading Marten saat berada di Negeri Paman Sam tersebut.
Geram karena sang klien terus-menerus diserang narasi negatif di media sosial, pengacara perlente ini tidak tinggal diam.
Hotman melontarkan tantangan terbuka yang sangat menohok bagi para netizen, kritikus, maupun pemilik akun media sosial yang telah menyebarkan tuduhan tersebut tanpa bukti.
Dia meminta mereka semua untuk datang langsung membeberkan bukti dalam pertemuan resmi yang akan digelar hari Kamis mendatang.
"Heboh kasus ini heboh. Tunggu hari Kamis jam 2 siang (14.00 WIB), Hotman Paris dan Raffi Ahmad menantang seluruh orang yang menulis, membuat posting-an di medsos dan di berbagai channel, hadapi Hotman Paris dan Raffi Ahmad jika kau punya nyali dan konsekuen dengan tulisan kau atau kau pengecut. Jika kau pengecut pasti kau tidak akan datang," kata Hotman dengan nada tegas.
Baca Juga: Dasco dan Raffi Ahmad Hadiri Rakernas PAN 2026, Tegaskan Soliditas Koalisi
Hotman pun menutup pernyataannya dengan memberikan sindiran keras bahwa siapapun yang mangkir dari undangan tersebut adalah orang yang tidak bertanggung jawab atas ucapannya sendiri.
"Barang siapa yang menulis tentang fitnah ini, yang menuduh Raffi Ahmad, tapi tidak berani datang hari Kamis jam 2 siang, itu berarti dia pengecut. Oke? Sebelum saya sebut Anda-Anda, datanglah hari Kamis ya jam 2 siang, tempat akan ditentukan (menyusul)," lanjutnya.
"Sampai ketemu hari Kamis," tutup Hotman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








