Akurat Logo

Tre Amor Vati Rilis Single Perih, Lagu yang Tertunda Selama 20 Tahun

Nuzulul Karamah | 17 Juni 2026, 17:30 WIB
Tre Amor Vati Rilis Single Perih, Lagu yang Tertunda Selama 20 Tahun
Tre Amor Vati Rilis Single Perih, Sebuah Lagu yang Tertunda Selama 20 Tahun. Cr: Istimewa

AKURAT.CO Setelah sempat tertunda hingga dua dekade atau 20 tahun, Band asal Jakarta Tre Amor Vati merilis single perdananya berjudul Perih pada Senin (15/6/2026).

Lagu tersebut bukan hanya menjadi debut bagi Tre Amor Vati, tetapi juga menjadi saksi perjalanan panjang persahabatan, mimpi yang sempat tertunda, dan kecintaan terhadap musik yang tetap hidup meski tergerus waktu.

Baca Juga: Info Lengkap Lineup Hammersonic 2026, Cek Band yang Akan Tampil!

Band yang digawangi Ewing (vokal), Tommy (gitar 1), Didit (gitar 2), dan Reggy (drum) ini akhirnya memutuskan menghidupkan kembali karya lama tersebut setelah dipertemukan kembali pada awal tahun 2026.

“Lagu ini menjadi bukti bahwa sebuah karya yang lahir dari hati tidak akan pernah kehilangan maknanya. Walaupun tertunda bertahun-tahun, pada akhirnya tetap menemukan jalannya sendiri untuk didengar,” ujar Tommy saat peluncuran single di Emerald Tree Resto & Coffee Bar, Bintaro, Tangerang Selatan.

Tommy mengungkapkan bahwa cikal bakal lagu Perih lahir ketika dirinya masih aktif bermusik pada era kejayaan band-band independen di pertengahan 2000-an.

Kala itu, Tommy menulis lagu Perih yang mengangkat kisah tentang luka, kehilangan, dan kenangan yang sulit dilupakan.

Namun perjalanan hidup membawa para personel menempuh jalan berbeda. Kesibukan pekerjaan, keluarga, dan berbagai tanggung jawab membuat proyek musik yang sempat dirancang bersama akhirnya tertunda.

“Waktu berjalan begitu cepat. Kami sibuk dengan kehidupan masing-masing. Tapi kecintaan terhadap musik ternyata tidak pernah hilang,” kata Tommy.

Memasuki awal tahun 2026, takdir kembali mempertemukan para personel yang pernah memiliki mimpi sama di dunia musik.

Pertemuan itu menjadi titik balik lahirnya Tre Amor Vati. Dalam berbagai diskusi dan pertemuan yang mereka lakukan, muncul keinginan untuk kembali berkarya dan mewujudkan mimpi yang sempat tertunda

Dari sanalah lagu “Perih” dipilih sebagai karya pertama yang akan diperkenalkan kepada publik.

“Ketika kami mendengarkan ulang lagu ini, ternyata emosinya masih terasa kuat. Bahkan mungkin lebih relevan sekarang karena kami membawakannya dengan pengalaman hidup yang jauh lebih matang,” ujar Tommy.

Untuk menghasilkan kualitas terbaik, Tre Amor Vati mempercayakan proses rekaman kepada Odesa Studio Jakarta.

Studio tersebut dikenal sebagai salah satu studio rekaman yang memiliki rekam jejak panjang dalam industri musik nasional dan telah menjadi tempat lahirnya berbagai karya musisi Indonesia.

Baca Juga: Kembali ke Dunia Musik, Inara Rusli Siapkan Karya Pop Ballad dengan Nama Panggung Inarasati

Proses produksi berlangsung selama kurang lebih dua bulan.

Setelah tahap rekaman selesai, proses mixing dan mastering dilakukan oleh Nico Veryandi yang berbasis di Denpasar, Bali.

Sentuhan Nico dinilai berhasil memperkuat karakter emosional lagu tanpa menghilangkan nuansa alami yang ingin ditampilkan oleh Tre Amor Vati.

Kolaborasi tersebut menghasilkan komposisi musik yang terdengar matang, emosional, dan mampu memperkuat pesan yang ingin disampaikan melalui lirik lagu.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.