Akurat
Pemprov Sumsel

5 Fakta Menarik Sebelum Nonton Serial Gadis Kretek, Berlatar Masa Penjajahan Hingga Diperankan Aktor Top

Ramadhan LQ | 20 Oktober 2023, 01:00 WIB
5 Fakta Menarik Sebelum Nonton Serial Gadis Kretek, Berlatar Masa Penjajahan Hingga Diperankan Aktor Top

AKURAT.CO Serial Gadis Kretek merupakan serial Indonesia di Netflix untuk pertama kalinya. Serial ini akan tayang pada 2 November 2023 mendatang dan di sutradarai Kamila Nandini. 

Salah satu fakta menarik serial Gadis Kretek ini adalah adu peran Dian Sastrowardoyo dengan Putri Marino.

Serial Garus Kretek diadaptasi dari buku dengan judul yang serupa besutan Ratih Kumala yang terinspirasi dari kisah keluarganya.

Baca Juga: Ada Gadis Kretek, Ini 7 Series dan Film Dalam Negeri yang Segera Tayang di Netflix

Untuk fakta yang lebih lengkap, berikut ini 5 fakta serial Gadis Kretek.

1. Adaptasi novel Indonesia yang berprestasi

Serial Gadis Kretek ini diadaptasi dari Novel terkenal besutan Ratih Kumala yang terbit pada tahun 2012 silam.

Novel ini pernah menerima penghargaan Kusala Sastra Khatulistiwa di tahun yang sama.

Ajang penghargaan tersebut merupkan ajang penghargaan di dunia kesastraan Indonesia yang sudah berjalan sejak 2001

2. Mengisahkan tentang sejarah rokok kretek di Indonesia

Gadis kretek mengisahkan tentang sejarah rokok kretek di Indonesia. Rokok kretek berkenbang saat masa penjajahan Jepang. 

Dengan latarbelakang kisah masa penjajahan, Ratih melakukan riset selama empat tahun untuk menulis deretan fakta dan perkembangan rokok kretek di Indonesia.

Baca Juga: Anggota DPR-Akademisi Sambut Baik Produksi Serial Gadis Kretek oleh Netflix

3. Diperankan oleh Dian Sastro, Putri Marino dan deretan Artis Indonesia populer lainnya

Pada serial ini banyak melibatkan para artis tanah air. Seperti Dian Sastro yang berperan sebagai Jeng Yah, Putri Marino sebagai Arum, Ario Bayu sebagai soeraja dan masih banyak artis tanah air yang beradu akting pada serial ini. 

4. Menyorot peran wanita selama masa penjajahan

Umumnya bisnis kretek di Indonesia didominasi oleh laki-laki. Namun lain cerita, serial ini menceritakan Jeng Yah (Dian Sastro) sebagai tokoh utama banyak menyita perhatian lantaran Jeng Yah sukses dalam berbisnis kretek.

5. Kisah cinta berlatarbelakang penjajahan dan genosida 1965

Dalam serial ini menceritakan kisah cinta era penjajahan dan pasca penjajahan. Bukan hanya itu, Gadis Kretek mengisahkan tentang kisah cinta yang harus kandas lantaran kondisi geopolitik Indonesia yang semakin memburuk di masa tersebut.

Itu tadi fakta menarik mengenai serial pertama Netflix Indonesia Gadis Kretek. Apa tertarik untuk menontonnya tanggal 2 November nanti?[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.