Warganet Sebut Penonton Konser Coldplay Di Jepang Menang Banyak, Sebab Hal Ini

AKURAT.CO Memasuki awal bulan November 2023 band asal Inggris, Coldplay akan menyelenggarakan konser di Jepang bertajuk Music of the Spheres World Tour.
Konser ini akan digelar di Tokyo Dome dan diadakan selama dua hari, yakni pada Senin, 6 November dan Selasa, 7 November 2023.
Tak hanya itu, grup duo asal Jepang Yoasobi juga akan menjadi tamu spesial pada pembukaan konser tour ini.
Baca Juga: Coldplay Jual Tiket Tambahan Di Jakarta Dengan Harga Murah, Alasannya Bikin Terharu
Dan meski informasi ini telah diumumkan sejak beberapa bulan lalu, hingga saat ini masih banyak warganet yang membahasnya, terutama para pecinta musik Jepang.
Seperti yang diketahui, Yoasobi juga menjadi grup musik dengan banyak penggemar hingga ke beberapa negara.
Hal ini membuat warganet dari negara lain termasuk Indonesia merasa konser tour Coldplay yang digelar di Jepang begitu sangat menggiurkan.
Banyak netizen yang merasa iri ketika mendengar kabar tersebut.
Melalui komentar pada media sosial Twitter, warganet Indonesia menyampaikan respon mereka terkait Yoasobi yang menjadi tamu spesial konser Coldplay di Jepang.
"Huaaaa ini sih menang banyak," tulis akun @ulfadwi***.
Baca Juga: Alasan Harga Tiket Tambahan Konser Coldplay Music Of The Spheres World Tour Di Jakarta Murah
Netizen lain juga mengungkapkan bahwa harga tiket Coldplay di Jepang terasa ramah di kantong karena dapat melihat dua musisi dunia sekaligus dalam satu acara konser. "Ini sih namanya beli Yoasobi dapat Coldplay," ungkap akun @vnctk****.
Dan berdasarkan keterangan yang ditulis pada situs resmi Live Nation, selaku pihak promotor konser Coldplay di Tokyo, penjualan tiket konser di Jepang terbagi menjadi beberapa periode.
Tiket presale dijual sebanyak empat periode, yaitu pada tanggal 17 dan 25 Mei, lalu pada tanggal 1 dan 8 Juni 2023. Sedangkan, penjualan tiket untuk umum dibuka pada 17 Juni 2023.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









