Akurat
Pemprov Sumsel

Intip Sederet Fakta Menarik Album Baru Taylor Swift The Tortured Poets Department

Shalli Syartiqa | 22 April 2024, 12:20 WIB
Intip Sederet Fakta Menarik Album Baru Taylor Swift The Tortured Poets Department

AKURAT.CO Album terbaru Taylor Swift yang berjudul The Tortured Poets Department telah resmi diluncurkan pada Jumat (19/4/2024) waktu Indonesia.

Dikutip dari majalah The People, menyatakan bahwa Taylor Swift  akan mengambil tema patah hati yang pernah dialaminya sebagai fokus album barunya ini.

Taylor Swift berusaha untuk menghadirkan sudut pandang baru terhadap patah hati melalui lima tahapan, yaitu penyangkalan, kemarahan, tawar-menawar, depresi, dan penerimaan.

Dikutip dari berbagai sumber, Senin (22/4/2024), berikut sederet fakta menarik The Tortured Poets Department.

Fakta menarik The Tortured Poets Department

1. Hasil kolaborasi dengan beberapa musisi

Album baru Taylor Swift, The Tortured Poets Department, adalah hasil dari kolaborasi dengan beberapa musisi ternama seperti Jack Antonoff, Aaron Dessner, Post Malone, dan Florence and the Machine.

Jack Antonoff telah menjadi sahabat dekat Swift sejak rilis album 1989 (2014). Sedangkan untuk Aaron Dessner, Swift telah bekerja sama dengannya sejak album Folklore (2020).

2. Cover album hasil dari fotografer ternama

Sampul album ini sudah terlihat beberapa hari sebelum tanggal rilis. Album tersebut memperlihatkan desain sampul yang dominan hitam dan putih, yang dibuat oleh fotografer terkenal, Beth Garrabrant.

Beth Garrabrant merupakan fotografer yang sering kali terlibat dalam pembuatan sampul album untuk Taylor Swift.

Baca Juga: Lirik Lagu So Long, London dari Taylor Swift, Lengkap dengan Terjemahan Bahasa Indonesia

3. Tema album tentang hubungan dengan mantan kekasih

Ternyata, album baru yang berjudul The Tortured Poets Department oleh Taylor Swift telah disiapkan sejak dua tahun yang lalu.

Waktu tersebut bertepatan dengan berakhirnya hubungan antara Swift dan Joe Alwyn setelah enam tahun bersama.

Putusnya hubungan Swift dengan Joe Alwyn menjadi tema yang diangkat dalam album yang baru saja dirilis tersebut.

Penggemar Taylor Swift, yang dikenal sebagai Swifties, menduga bahwa The Tortured Poets Department adalah ekspresi dari patah hati Swift setelah menghabiskan enam tahun bersama Joe Alwyn.

4. Rekor di Spotify

Bahkan pada hari sebelum rilisnya, Spotify mencatat bahwa album ini memperoleh jumlah penyimpanan (save) terbanyak sepanjang sejarah platform musik tersebut.

Mengutip dari Billboard, album The Tortured Poets Department sempat disimpan oleh para penggemar Taylor Swift (Swifties) yang menantikan perilisan album tersebut, siap untuk didengarkan melalui layanan Spotify.

5. Sampul album berkonsep sensual

Selain jadi rekor di Spotify, perhatian publik juga tertuju pada desain sampul album yang dikonseptualisasikan sebagai sesuatu yang sensual.

Dalam sampul tersebut, Beth Garrabrant mengabadikan Taylor sedang berpose di atas ranjang dengan mengenakan pakaian dalam berwarna hitam

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.