Hebohkan Swifties! Lagu Baru Taylor Swift Ini Diduga Mengandung Sindiran Untuk Kim Kardashian

AKURAT.CO Taylor Swift baru saja merilis album terbarunya yang berjudul The Tortured Poets Department, Jumat (19/4/2024).
Banyak yang mengira bahwa album studio ke-11 ini akan berisi lagu-lagu yang berbicara tentang perasaan patah hati terhadap Joe Alwyn dan Matty Healy.
Namun, terdapat salah satu lagu yang mengejutkan para penggemar Taylor Swift, yang biasa disebut sebagai Swifties, yakni lagu "thanK you aIMee".
Lagu dengan judul yang sengaja ditulis menggunakan huruf kapital yang berantakan tersebut diduga mengandung sindiran terhadap Kim Kardashian.
Lagu ini menarik perhatian karena gaya penulisan liriknya yang sangat unik.
Taylor Swift menggunakan kode-kode untuk mengarahkan perhatian pada Kim Kardashian melalui penggunaan huruf kapital dalam lagu ini, yang merujuk pada kata "KIM".
Secara keseluruhan, lirik lagu tersebut menggambarkan pengalaman perundungan di sekolah.
Taylor Swift menciptakan lagu ini dari sudut pandang korban perundungan, yang mengingatkan pada pengalaman masa lalunya dan menunjukkan perubahan yang telah dia alami sekarang.
Banyak bagian lirik yang diinterpretasikan sebagai kode-kode untuk pertikaian yang telah berlangsung lama antara Taylor dan Kim sejak tahun 2016.
Contohnya, lirik "There's a bronze spray-tanned statue of you", dianggap menggambarkan Kim Kardashian yang memiliki kulit kecokelatan karena perawatan semprotan.
Tidak hanya sampai di situ, Taylor Swift juga diduga mengangkat kembali skandal yang melibatkan Kanye West dan Kim Kardashian pada tahun 2016.
Skandal tersebut membuat Taylor dikecam oleh banyak orang dan bahkan disebut sebagai seorang pembohong.
Skandal tersebut berawal dari rekaman telepon yang sudah dimanipulasi oleh Kanye, sehingga terkesan seolah Taylor menyetujui lirik kontroversial dalam lagu "Famous".
Akibatnya, tagar #TaylorSwiftIsOverParty sempat menjadi viral di berbagai platform media sosial.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










