Akurat
Pemprov Sumsel

Proses Produksi Hanya Pakai Smartphone, Grup Band Indie Nosstress Rilis Album 'Lebih Dekat'

Shalli Syartiqa | 10 Juni 2024, 23:03 WIB
Proses Produksi Hanya Pakai Smartphone, Grup Band Indie Nosstress Rilis Album 'Lebih Dekat'

AKURAT.CO Grup band indie asal Bali yang dibentuk pada tahun 2008 ini kembali merilis album digital keenam mereka berjudul Lebih Dekat.

Dari segi teknik, album Lebih Dekat digarap dengan lebih sederhana. Mereka percaya bahwa semuanya kembali pada kekuatan dari sebuah karya.

Album baru Nosstress tersebut berisi delapan lagu, dua di antaranya adalah lagu lama yang dinyanyikan ulang.

"Album Lebih Dekat diproduksi lebih sederhana oleh Nosstress. Berbeda dari lima album sebelumnya yang direkam di studio dengan peralatan rekaman audio profesional," jelas vokalis sekaligus gitaris Nosstress, Man Angga.

Baca Juga: Tak Ditempatkan di Ruang Tahanan, Polwan Bakar Suami Akan Dipindah ke Pusat Pelayanan Terpadu

Kedepalapan lagu tersebut adalah Kayuhan, Jangan Tergesa, Doa Terima Kasih, Sepiring Kasih, Puding Pelangi, Banyak Cinta Dari Kawan, Bantu Dirimu Lagi, dan Tunjukkan Cintamu.

Menariknya, proses rekaman audio dan visual untuk album Lebih Dekat sepenuhnya menggunakan perangkat pribadi milik Man Angga dan Guna Warma.

Mereka tidak ingin terjebak dalam teknis produksi yang biasanya memerlukan peralatan rekaman studio.

Man Angga menyatakan bahwa proses mixing dan mastering album Lebih Dekat dilakukan sendiri oleh Man Angga di Taman Bermain Nosstress.

Sekitar 90 persen produksi album ini dilakukan secara mandiri, sementara sisanya dibantu oleh teman-teman.

Baca Juga: Sebut Ruang Ganti Barcelona Paling Rumit, Ini Pesan Pep Guardiola untuk Hansi Flick

Di sisi lain, karya ini dibuat sebagai bentuk apresiasi cinta untuk keluarga, ucapan terima kasih kepada para pendengar Nosstress, serta menyuarakan keprihatinan terhadap kondisi alam dan politik negara yang kacau.

 

 

“Ini tahun ke-16 Nosstress. Kami menyanyikan lagu berdasarkan hal-hal sehari-hari yang kami lihat, alami, dan rasakan. Menulis lirik dari pengalaman nyata tetap menjadi pedoman kuat kami," ungkap gitaris Nosstress, Guna.

"Menulis lirik yang benar-benar kami alami, sehingga kami bisa mempertanggungjawabkannya," sambungnya.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.