Akurat
Pemprov Sumsel

Jadwal Tayang dan Sinopsis Film Pengepungan di Bukit Duri, Cek Link Nonton Resmi di Bioskop Indonesia!

Iim Halimatus Sadiyah | 15 April 2025, 15:00 WIB
Jadwal Tayang dan Sinopsis Film Pengepungan di Bukit Duri, Cek Link Nonton Resmi di Bioskop Indonesia!

AKURAT.CO Bulan ini, Sutradara Joko Anwar siap merilis karya film ke-11 yang berjudul Pengepungan di Bukit Duri pada pertengah April 2025..

Jadwal tayang dan sinopsis film Pengepungan di Bukit Duri berhasil mencuri perhatian yang membuat banyak orang penasaran.

Film Pengepungan di Bukit Duri direncanakan tayang serentak di bioskop Indonesia pada 17 April 2025. 

Berbeda dari karya Joko Anwar sebelum-sebelumnya yang identik dengan nuansa horor, kini ia mengangkat isu-isu sosial dan rasial.

Baca Juga: Cara Nonton Film Jepang, Korea, dan Thailand Gratis Tanpa VPN Yandex, Rebahin, IndoXXI atau LK21

Sebagai penggemar karya film Joko Anwar, maka film baru berjudul Pengepungan di Bukit Duri tidak akan terlewatkan.

Film Pengepungan di Bukit Duri hadir dengan genre drama-thriller dan menjadi cerminan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Indonesia.

Isu yang dibawakan dalam film ini yaitu adanya kekerasan rasial, korupsi, kenakalan remaja, hingga tantangan di dunia pendidikan.

Dikutip berbagai sumber, Selasa (15/4/2025), berikut jadwal tayang dan sinopsis film Pengepungan di Bukit Duri.

Baca Juga: Nonton Film Filipina Vivamax di LK21, Rebahin21 Sulit Diakses Karena Ilegal di Indonesia, Inilah 10 Web Nonton Film Gratis dan Resmi Tanpa VPN

Jadwal Tayang Film Pengepungan di Bukit Duri 

Film Pengepungan di Bukit Duri direncanakan tayang pada 17 April 2025. Namun, saat ini tiket nonton sudah bisa dipesan lebih awal. 

Bagi kamu yang tertarik dengan film aksi karya Joko Anwar ini, maka bisa cek jadwal dan beli tiketnya melalui link berikut ini:

  • XXI: https://m.21cineplex.com/gui.schedule.php?sid=&movie_id=15PDBD&find_by=2
  • CGV: https://m.cgv.id/movies/schedule/25004500/2025-04-17?title=pengepungan-di-bukit-duri

Sinopsis Film Pengepungan di Bukit Duri 

Film ini berawal dari adanya kerusuhan yang terjadi pada tahun 2009 meninggalkan luka mendalam bagi Edwin, seorang pria keturunan Tionghoa. 

Bertahun-tahun kemudian, ia menjalani hidup sebagai guru di SMA Duri, sebuah sekolah yang dikenal dengan murid-muridnya yang bermasalah.

Namun, kegiatan mengajar bukan satu-satunya alasan Edwin berada di sana, karema ia memiliki tujuan mencari keponakannya yang menghilang.

Hal itu dia lakukan sebagai bentuk janji yang pernah ia ucapkan kepada kakaknya yang telah tiada di masa lalu. 

Sayangnya, pencarian Edwin tersebut penuh rintangan dan tak semudah yang dibayangkan.

Baca Juga: Serial Film Bidaah, Ingin Kritik Paham Keagamaan yang Sesat, tapi Terjebak pada Kesesatan yang Lain!

Ketika Edwin akhirnya berhasil menemukan keponakannya, situasi justru memburuk. Kerusuhan besar pecah dan menyebar ke seluruh penjuru kota. 

Identitasnya sebagai pria keturunan Tionghoa membuatnya berada dalam posisi terancam dan sangat berbahaya bagi keselamatannya.

Bersama tiga orang lainnya, Diana, Kristo, dan Rangga, Edwin terjebak di dalam lingkungan sekolah. 

Sekolah itu juga telah dikepung oleh Jefri, sang pemimpin yang sebelumnya punya otoritas, namun kini menjadi ancaman bagi keselamatan mereka.

Baca Juga: Serial Film Bidaah, Ingin Basmi Bid‘ah Justru Terjebak pada Bid‘ah yang Lain!

Apakah Edwin berhasil bertahan hidup dari kerusuhan yang terjadi di sekolah?

Daftar Pemain Film Pengepungan di Bukit Duri

1. Morgan Oey berperan sebagai Edwin.

2. Omara Esteghlal sebagai Jefri.

3. Hana Pitrashata Malasan sebagai Diana.

4. Satine Zaneta sebagai Doti.

5. Farandika sebagai Jay.

6. Fatih Unru sebagai Rangga.

7. Florian Rutters sebagai Sean.

8. Dewa Dayana sebagai Gery.

9. Sandy Pradana sebagai Anto.

Itulah jadwal tayang dan sinopsis lengkap film Pengepungan di Bukit Duri yang wajib kamu saksikan secata resmi di bioskop Indonesia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.