SnackVideo Tutup Program CSR Desa Sejahtera dengan Masyarakat Desa Cipelah

AKURAT.CO SnackVideo menutup musim perdana program CSR Desa Sejahtera 2025 dengan kegiatan puncak yang berlangsung meriah di Desa Cipelah, Kabupaten Bandung.
Mengusung tema “Pengembangan Olahraga di Pedesaan,” acara ini menjadi penanda selesainya rangkaian program yang sebelumnya digelar di Desa Babakan (Tangerang) dan Ciharashas (Cianjur).
Cipelah, desa dengan latar pegunungan hijau dan perkebunan teh yang sempat viral di media sosial, kini mengalami transformasi berkat revitalisasi lapangan utama desa.
Baca Juga: SnackVideo Luncurkan Desa SnackVideo: Jelajahi Desa, Temukan Pesonanya!
Perlengkapan olahraga baru, perbaikan infrastruktur lapangan, serta komitmen pembangunan tribun upacara permanen menjadi bagian dari kontribusi nyata SnackVideo.
Pemilihan Cipelah bukan tanpa alasan. Desa ini memiliki budaya sepak bola yang kuat.
Salah satu sosok inspiratif adalah Coach Agung, mantan pekerja pabrik yang selama bertahun-tahun melatih anak-anak desa secara sukarela.
“Saya tidak mencari imbalan, hanya ingin membantu anak-anak ini,” ujarnya.
Kini, akademi sepak bola yang dia rintis mendapat dukungan penuh dari SnackVideo, sebuah bentuk pengakuan terhadap dedikasinya.
Antusiasme warga Cipelah memuncak saat hari acara.
Sejak pagi, lebih dari 1.000 orang memadati lokasi kegiatan dan jumlah tertinggi sepanjang musim program Desa Sejahtera 2025.
Baca Juga: SnackVideo Meriahkan Naval Base Open Day 2024: Rayakan HUT TNI AL dengan Atraksi Seru di Surabaya
Rangkaian aktivitas yang disiapkan mencakup pemeriksaan kesehatan gratis dari Kementerian Kesehatan, senam massal dan demo permainan tradisional Engrang dari KORMI, serta lokakarya pembuatan video pendek oleh tim SnackVideo untuk meningkatkan literasi digital warga desa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal




