Akurat
Pemprov Sumsel

Kontroversi TKO Jefri Nichol vs El Rumi: Benarkah Keputusan Wasit Langgar Aturan Tinju Amatir?

Naufal Lanten | 10 Agustus 2025, 13:27 WIB
Kontroversi TKO Jefri Nichol vs El Rumi: Benarkah Keputusan Wasit Langgar Aturan Tinju Amatir?

AKURAT.CO Pertarungan tinju yang mempertemukan aktor Jefri Nichol dengan musisi sekaligus putra Ahmad Dhani, El Rumi, di ajang Superstar Knockout vol.3 kembali berakhir dengan drama. Laga yang digelar di Jakarta Convention Centre (JCC), Senayan, pada Sabtu, 9 Agustus 2025, ini dihentikan hanya 38 detik sejak ronde pertama dimulai.

Keputusan wasit yang menyatakan Jefri kalah TKO akibat cedera dislokasi bahu menuai sorotan. Pelatih Jefri, Max Metino, langsung melayangkan protes keras karena menilai prosedur penghentian pertandingan tidak sesuai aturan tinju amatir yang seharusnya berlaku dalam duel tersebut.


Kronologis Pertandingan: 38 Detik yang Jadi Kontroversi

Pertarungan dimulai dengan tempo cepat. Jefri Nichol, yang sebelumnya kalah angka dari El Rumi pada pertemuan dua tahun lalu, tampil agresif di awal ronde pertama. Namun, setelah melancarkan pukulan yang tidak mengenai sasaran, bahu Jefri tampak bergeser dari posisi normal.

Alih-alih memanggil tim medis, wasit langsung menghentikan laga dan mengumumkan kemenangan TKO untuk El Rumi. Keputusan ini membuat penonton bingung dan memicu protes keras dari kubu Jefri.

Max Metino mengaku kecewa karena menurutnya:

  • Pertandingan ini memakai head guard atas permintaan El Rumi, yang berarti mengikuti aturan tinju amatir.

  • Dalam tinju amatir, ada prosedur jelas untuk menangani cedera.

  • Bahu Jefri sudah berhasil dikembalikan ke posisi semula hanya dalam hitungan detik, sehingga ia siap melanjutkan laga.

“Seharusnya dia dihitung, bukan langsung disetop. Baru tujuh pukulan sudah dihentikan,” tegas Max.


Apa yang Dimaksud Aturan Tinju Amatir?

Menurut aturan International Boxing Association (IBA) yang jadi acuan tinju amatir, prosedur penanganan cedera meliputi:

  1. Penghentian Sementara

    • Wasit menghentikan laga dengan memberi sinyal time out.

    • Petinju dibawa ke sudut atau area aman untuk diperiksa.

  2. Pemeriksaan oleh Dokter Ring

    • Dokter ring masuk ke arena dan memeriksa kondisi petinju.

    • Hanya dokter ring yang berhak memutuskan kelanjutan laga jika cedera terjadi.

  3. Waktu Pemulihan

    • Untuk cedera ringan yang memungkinkan ditangani (misalnya dislokasi bahu, mimisan, pelindung kepala longgar), petinju diberi maksimal ±5 menit untuk pemulihan.

  4. Keputusan Akhir

    • Jika dokter menyatakan petinju fit, laga dilanjutkan.

    • Jika tidak fit, wasit baru boleh menghentikan laga dan mengumumkan TKO atau WO.


Perbedaan Tinju Amatir dan Profesional

Agar pembaca paham konteks, berikut perbedaan aturan penting di kedua format:

Aspek Tinju Amatir Tinju Profesional
Perlengkapan Wajib memakai head guard Tanpa head guard
Durasi Ronde Umumnya 3 ronde × 3 menit (pria), 3 ronde × 2 menit (wanita) 4–12 ronde × 3 menit
Jika Cedera Wajib hentikan sementara, panggil dokter ring Wasit bisa langsung memutuskan
Waktu Pemulihan Hingga ±5 menit untuk cedera ringan Tidak ada waktu khusus, biasanya hitungan detik
Keputusan Akhir Ditentukan dokter ring Ditentukan wasit
Fokus Utama Keamanan atlet dan pengembangan skill Ketahanan fisik dan hasil pertandingan

Mengapa Max dan Jefri Mengklaim Wasit Salah?

Berdasarkan keterangan Max Metino:

  • Laga disepakati memakai aturan tinju amatir karena adanya penggunaan head guard.

  • Wasit tidak memanggil dokter ring dan langsung menghentikan pertandingan.

  • Waktu 5 menit untuk pemulihan tidak diberikan.

  • Cedera Jefri bisa diatasi cepat, bahkan ia sudah siap melanjutkan pertandingan.

Jika semua poin ini benar, maka secara prosedur tinju amatir, keputusan wasit memang dianggap cacat.


Reaksi Jefri Nichol dan El Rumi

Meski kecewa, Jefri tak mau menuding El Rumi sebagai pihak yang salah. Ia meyakini bahwa El Rumi sebagai lawannya pun bingung atas pertandingan yang tiba-tiba dihentikan sehingga ia meminta kubunya untuk tidak menyalahkan putra kedua Ahmad Dhani tersebut. 

El Rumi sendiri sebelumnya pernah mengalahkan Jefri pada Superstar Knockout dua tahun lalu lewat kemenangan angka. Namun, duel tersebut juga menuai perdebatan di kalangan penonton.


 

Langkah Selanjutnya: Protes ke Asosiasi Tinju Indonesia

Max Metino menegaskan akan mengajukan protes resmi ke Asosiasi Tinju Indonesia (ATI).
Tujuannya adalah meminta klarifikasi resmi dan, jika memungkinkan, mengubah hasil atau memerintahkan pertandingan ulang.

Jika terbukti aturan tinju amatir tidak dijalankan, ada kemungkinan ATI memberi teguran kepada wasit dan membuka peluang laga ulangan.


Kesimpulan: Pelajaran dari Kasus Ini

Kasus ini menunjukkan pentingnya transparansi aturan sebelum laga dimulai, terutama jika pertandingan melibatkan selebritas atau publik figur yang disorot banyak orang.

Bagi penonton, kontroversi seperti ini memang menambah drama. Tapi bagi atlet, kepatuhan pada prosedur bukan sekadar soal hasil, melainkan soal fairness dan keselamatan di ring.

Kalau kamu tertarik mengikuti perkembangan kasus ini, pantau terus update terbaru di Akurat.co agar nggak ketinggalan kabar panasnya.

Baca Juga: Jelang Pertandingan Tinju, El Rumi Lawan Jefri Nichol, Syifa Hadju: Aku yang Tegang

Baca Juga: Lawan Jefri Nichol, Ternyata Ini Tujuan El Rumi Olahraga Tinju

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.