Siapa yang Produksi Film Animasi Merah Putih One For All? Heboh Masalah Grafik dan Kualitas!

AKURAT.CO Belakangan ini, pertanyaan mengani siapa yang produksi film animasi Merah Putih One For All, masih menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Banyak orang mulai meragukan kualitas film animasi Merah Putih One For All usai trailer perdananya dirilis.
Maka dari itu, masyarakat perlu tahu beberapa fakta unik seputar film animasi Merah Putih One For All yang kini ramai dibicarakan.
Berikut ini informasi lengkap mengenai pembuatan film animasi Merah Putih One For All yang membuat banyak orang penasaran.
Baca Juga: Merah Putih: One For All Disorot, Netizen Bongkar Kejanggalan Animasi yang Diduga Pakai Template
Siapa yang Produksi Film Animasi Merah Putih One For All?
Menurut unggahan di akun Instagram Toto Soegriwo, film Merah Putih One For All diproduksi oleh rumah produksi Perfiki Kreasindo dan mengangkat tema keberagaman budaya Indonesia.
Film yang mulai digarap pada Juni 2025 ini mengisahkan delapan anak dari beragam latar budaya, yaitu Betawi, Papua, Medan, Tegal, Jawa Tengah, Makassar, Manado, dan Tionghoa.
Anak-anak dari budaya yang beda harus bersatu dalam misi heroik untuk menemukan kembali bendera merah putih pusaka yang hilang secara misterius.
Baca Juga: Fakta Mengejutkan soal Tim Produksi Merah Putih One For All yang Animasinya Menuai Kritik
Bendera tersebut harus sudah ketemu dalam waktu tiga hari, sebelum upacara Kemerdekaan Indonesia dimulai.
Film berdurasi 70 menit karya Endiarto dan Bintang ini, telah menelan biaya produksi sekitar Rp6,7 miliar.
Konsep animasi ini dipandang menyentuh hati karena sarat pesan tentang persatuan, persahabatan, dan semangat nasionalisme anak-anak Indonesia masa kini.
Namun sayangnya, banyak netizen yang kecewa dengan kualitas animasi yang dibuat, sehingga dibandingkan dengan animasi Jumbo, yang sempat mendapat banyak pujian.
Alasan Animasi Merah Putih One For All Memuai Kritikan
Di akun Instagram Toto, banyak warganet menyoroti anggaran produksi film yang hampir menyentuh Rp7 miliar.
Menurut warganet, biaya produksi animasi tersebut tergolong besar untuk hasil film animasi dengan kualitas seperti itu.
Kritik juga mengalir pada aspek visual dan mutu animasi yang terlihat di trailer, sebagaimana terlihat dari berbagai komentar yang muncul di kolom unggahan trailer tersebut.
Itulah informasi lengkap mengenai produksi film animasi Merah Putih One For All yang menjadi perbincangan hangat warganet.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









