Akurat
Pemprov Sumsel

Direktur Pestapora Minta Maaf, Puluhan Musisi Batal Tampil karena Sponsor Freeport

Naufal Lanten | 6 September 2025, 14:39 WIB
Direktur Pestapora Minta Maaf, Puluhan Musisi Batal Tampil karena Sponsor Freeport

AKURAT.CO Gelaran festival musik Pestapora 2025 menjadi sorotan publik setelah puluhan musisi memutuskan mundur dari daftar penampil. Hal ini muncul akibat keterlibatan PT Freeport Indonesia sebagai salah satu sponsor, yang dianggap bertentangan dengan nilai-nilai yang diperjuangkan para musisi, terutama terkait isu lingkungan.

Menanggapi kontroversi ini, Direktur Festival Pestapora, Kiki Aulia Ucup, akhirnya merilis video permintaan maaf melalui akun Instagram resmi @pestapora pada Sabtu, 6 September 2025. Dalam pernyataannya, Ucup menyatakan:

“Saya sekali lagi meminta maaf atas kelalaian kami dalam menempuh langkah untuk bekerja sama dengan PT Freeport Indonesia.”

Klarifikasi dan Tanggung Jawab Penuh dari Pestapora

Dalam video tersebut, Ucup menegaskan bahwa tidak ada sepeser pun aliran dana dari PT Freeport Indonesia yang masuk ke Pestapora 2025. Ia juga memastikan bahwa perusahaan tambang tersebut tidak akan hadir di hari kedua dan ketiga festival.

“Kami juga memastikan bahwa tidak akan adanya presence PT Freeport Indonesia di pelaksanaan Pestapora 2025 ini, dan segala beban terkait implikasi dari kejadian ini terkait pemutusan kerja sama ini menjadi beban Pestapora 2025 dan menjadi tanggung jawab kami sepenuhnya,” ujar Ucup.

Ucup menambahkan permintaan maafnya secara khusus kepada para musisi yang batal tampil, mengakui kelalaian pihak penyelenggara dalam menilai risiko kerja sama dengan sponsor tambang.

Pemutusan Kontrak Freeport dan Dampaknya pada Line-Up

Sejak Jumat malam, 5 September 2025, Pestapora telah memutus kontrak kerja sama dengan PT Freeport Indonesia. Langkah ini diambil sebagai respons atas gelombang protes dan pengunduran diri musisi.

“Pestapora akan tetap terlaksana tetapi dengan update line-up yang memutuskan mundur,” kata Ucup, sambil menegaskan bahwa pihaknya akan menampung masukan dari berbagai pihak untuk memperbaiki proses penyelenggaraan ke depannya.

Hari pertama festival juga sempat menimbulkan kontroversi, dengan munculnya pawai yang membawa banner berlogo perusahaan tambang. Banner bertuliskan “Tembaga ikutan berpestapora” ini menimbulkan sorotan luas, memicu gelombang kritik di media sosial.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Pestapora (@pestapora)

 

Gelombang Mundurnya Musisi

Hingga Sabtu, 6 September 2025, tercatat lebih dari 30 musisi resmi membatalkan penampilan mereka. Keputusan ini datang dari berbagai alasan, mulai dari prinsip pribadi hingga konsistensi terhadap isu lingkungan.

Beberapa nama yang cukup menonjol antara lain:

  • Banda Neira

  • The Panturas

  • Bilal Indrajaya bersama The Corleones

  • Hindia

  • .Feast

  • Petra Sihombing

  • Silampukau

  • Barefood, Durga, Keep It Real, dan puluhan musisi lainnya

Mereka menyatakan pembatalan demi menjaga keselarasan antara karya musik dan nilai-nilai yang diperjuangkan, serta sebagai bentuk protes terhadap keterlibatan sponsor tambang.

Musisi yang Tetap Tampil

Meski mayoritas mundur, beberapa musisi tetap tampil dengan cara menunjukkan sikap kritis. Contohnya, Nadin Amizah tampil meski hatinya gelisah, sementara Rebellion Rose berorasi sejajar dengan penonton tanpa mengambil fee. Yacko, Texpack, dan Sal Priadi memilih mendonasikan seluruh honor mereka untuk mendukung isu lingkungan.

 


Baca Juga: Sudah 38 Musisi yang Batal Manggung di Pestapora 2025, Sponsor Tambang Jadi Sorotan

Baca Juga: Profil PT Freeport Indonesia yang Membuat Sejumlah Musisi Batal Tampil di Pestapora 2025

FAQ

1. Kenapa banyak musisi batal tampil di Pestapora 2025?
Sebanyak lebih dari 30 musisi memutuskan mundur karena salah satu sponsor, PT Freeport Indonesia, dianggap bertentangan dengan nilai-nilai yang mereka junjung, terutama terkait isu lingkungan.

2. Siapa saja musisi besar yang batal tampil?
Beberapa nama penting yang batal tampil antara lain Banda Neira, The Panturas, Bilal Indrajaya bersama The Corleones, Hindia, .Feast, Petra Sihombing, dan Silampukau. Puluhan musisi lain dari berbagai genre juga mundur.

3. Bagaimana respons Direktur Pestapora, Kiki Aulia Ucup?
Kiki Aulia Ucup merilis video permintaan maaf pada Sabtu, 6 September 2025. Ia menyatakan kelalaian pihak penyelenggara terkait kerja sama dengan PT Freeport, menegaskan tidak ada aliran dana dari Freeport, dan memastikan perusahaan tersebut tidak akan hadir di hari kedua dan ketiga festival.

4. Apakah festival tetap berlangsung meski banyak musisi mundur?
Ya. Pestapora 2025 tetap terlaksana dengan line-up yang diperbarui. Pihak penyelenggara memastikan segala beban terkait implikasi pemutusan kerja sama dengan Freeport menjadi tanggung jawab Pestapora sepenuhnya.

5. Apakah semua musisi mundur?
Tidak. Beberapa musisi tetap tampil dengan cara menunjukkan sikap kritis. Contohnya, Nadin Amizah tetap manggung meski gelisah, Rebellion Rose berorasi di tengah penonton tanpa menerima fee, dan Yacko, Texpack, serta Sal Priadi mendonasikan seluruh honor mereka untuk mendukung isu lingkungan.

6. Bagaimana Pestapora menanggapi kritik publik terkait sponsor?
Selain pemutusan kerja sama dengan Freeport, pihak penyelenggara menyatakan akan menampung masukan dari berbagai pihak untuk evaluasi di masa mendatang, memastikan festival tetap berjalan tetapi lebih transparan dan responsif terhadap kritik.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.