Kalender Jawa 11 November 2025: Cek Weton Hari Ini, Pasaran, dan Watak Selasa Pahing

AKURAT.CO Kalender Jawa 11 November 2025 memperingati hari Selasa Pahing dalam perhitungan tradisional Jawa.
Sistem kalender ini masih banyak digunakan oleh masyarakat, terutama untuk menentukan hari baik, merencanakan acara adat, atau memahami watak seseorang melalui weton.
Berbeda dari kalender Masehi yang berbasis peredaran matahari, kalender Jawa menggunakan sistem lunar (qamariyah) seperti kalender Hijriah.
Uniknya, pergantian hari dalam kalender Jawa dimulai setelah matahari terbenam (bakda Magrib), bukan tengah malam seperti kalender Masehi.
Penanggalan Kalender Jawa 11 November 2025
Baca Juga: Kalender Jawa 10 November 2025: Weton Senin Legi, Simak Arti, Watak, dan Rezekinya Hari Ini
Dikutip dari berbagai sumber, berikut rincian penanggalan pada Selasa, 11 November 2025:
- Kalender Jawa: 20 Jumadilawal 1959
- Kalender Hijriah: 20 Jumadil Awal 1447 H
- Kalender Masehi: 11 November 2025
- Hari: Selasa
- Pasaran: Pahing
- Weton: Selasa Pahing
Arti dan Watak Weton Selasa Pahing
Weton Selasa Pahing memiliki neptu 12, hasil penjumlahan dari nilai hari Selasa (3) dan pasaran Pahing (9).
Berdasarkan kepercayaan masyarakat Jawa, neptu ini menggambarkan kepribadian yang santai namun tegas.
Orang yang lahir pada weton ini dikenal:
- Menerima orang lain apa adanya.
- Suka menolong dan berkorban demi orang yang disayangi.
- Memiliki daya tarik alami dan mudah bersosialisasi.
Namun, weton ini juga menyimpan sisi negatif. Mereka yang lahir pada Selasa Pahing bisa menjadi pendendam jika disakiti, dan cenderung ingin memiliki apa yang dianggap menarik oleh mereka.
Baca Juga: Kalender Jawa 8 November 2025: Cek Weton Hari Ini Sabtu Wage dan Arti Sifatnya!
Hal ini membuat karakter weton ini terkadang terkesan ambisius dan posesif.
Kalender Jawa Bulan November 2025
Sepanjang bulan November 2025, penanggalan Jawa memasuki dua bulan sekaligus, yakni Jumadilawal dan Jumadilakir tahun Jawa 1959. Berdasarkan perhitungan resmi:
- 1 November 2025 bertepatan dengan 10 Jumadilawal 1959
- 21 November 2025 menjadi akhir bulan Jumadilawal
- 22 November 2025 menandai awal bulan Jumadilakir 1959
Perpindahan dari Jumadilawal ke Jumadilakir menandai fase penting dalam kalender Jawa yang biasanya dijadikan acuan untuk menentukan hari baik (weton) dan kegiatan budaya seperti pernikahan, pindahan rumah, atau ritual adat.
Sekilas Tentang Sistem Kalender Jawa
Kalender Jawa merupakan hasil perpaduan antara kalender Saka (Hindu), Hijriah (Islam), dan sistem lokal Nusantara.
Penanggalan ini disusun pertama kali oleh Sultan Agung Hanyakrakusuma pada tahun 1633 Masehi dengan tujuan menyatukan sistem waktu di Tanah Jawa.
Ciri khas utama kalender Jawa antara lain:
- Menggunakan sistem Pancawara (5 hari pasaran) dan Saptawara (7 hari sepekan).
- Pergantian hari dimulai setelah matahari terbenam.
- Bulan-bulan mengikuti siklus bulan, sama seperti kalender Hijriah.
Baca Juga: Kalender Jawa 7 November 2025: Arti Weton Jumat Pon dan Makna Spiritualnya
Kombinasi hari dan pasaran menghasilkan weton, yang dianggap memengaruhi nasib, watak, serta kecocokan jodoh dan rezeki seseorang.
Itulah penjelasan lengkap mengenai kalender Jawa 11 November 2025, yang jatuh pada Selasa Pahing.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal





