Hari Pertama Hammersonic 2026 di NICE PIK2 Pecah, Suguhkan Pengalaman Festival Kelas Dunia

AKURAT.CO Hammersonic Festival 2026 resmi membuka hari pertama dengan atmosfer penuh energi di kawasan NICE PIK2, Sabtu (2/5/2026).
Sejak siang, ribuan penonton yang didominasi busana serba hitam memadati area festival.
Mereka datang untuk merayakan satu dekade Hammersonic Festival 2026 yang tahun ini hadir dengan skala produksi lebih besar dan konsep yang semakin matang.
Venue yang luas menjadi salah satu daya tarik utama. Area festival dirancang untuk memberikan ruang gerak lebih leluasa, memungkinkan penonton berpindah antar panggung sekaligus menikmati pengalaman konser yang lebih modern dan nyaman.
Antusiasme terlihat di berbagai sudut. Penonton memadati area depan panggung, berburu merchandise resmi, hingga berkumpul bersama komunitas sambil menunggu penampilan band favorit mereka.
Hari pertama menghadirkan deretan line-up lintas genre keras, mulai dari Cloath, Sekumpulan Orang Gila, Crystal Lake, Eyehategod, Of Mice & Men, Counterparts, Dreamer, Lich King, Speed, Memphis May Fire, Jinjer, Straight Answer, Pee Wee Gaskins, Burgerkill, Strangers, Obscura, hingga Parkway Drive.
Salah satu penonton, Michelle Gunawan asal Karawang, mengaku sengaja datang lebih awal untuk merasakan atmosfer sejak awal.
“Dari siang sudah terasa ramai. Orang-orang datang dengan gaya masing-masing, tapi energinya sama. Semua ingin menikmati musik keras dengan aman dan seru,” ujarnya di lokasi.
Baca Juga: Hardiknas 2026, Sekolah Rakyat Jadi Solusi Atasi Anak Putus Sekolah dan Kesenjangan Pendidikan
Menurut Michelle, pemilihan NICE PIK2 sebagai venue memberikan pengalaman berbeda dibanding edisi sebelumnya.
Produksi panggung yang besar dengan visual LED yang dominan menciptakan kesan spektakuler.
“Begitu lihat panggungnya, langsung terasa ini bukan konser biasa. Venue-nya megah dan cocok untuk festival sebesar ini,” katanya.
Ia mengaku paling menantikan penampilan Jinjer dan Parkway Drive yang dinilai memiliki basis penggemar kuat serta mampu membangun atmosfer puncak di malam hari.
Hal serupa disampaikan Raka Hutapea, penonton asal Bekasi.
Ia menilai komposisi line-up hari pertama cukup solid dan mampu menjaga energi penonton dari siang hingga malam.
“Line-up-nya padat dan variatif, dari lokal sampai internasional. Rasanya seperti perjalanan panjang yang klimaksnya pecah di malam hari,” ujarnya.
Raka juga menyoroti kenyamanan area festival. Menurutnya, kapasitas venue yang besar membuat pengalaman menonton terasa lebih lega tanpa mengurangi karakter khas konser metal.
“Biasanya konser metal itu padat dan panas. Di sini tetap ramai, tapi ruangnya lebih nyaman, jadi bisa menikmati musik tanpa kewalahan,” jelasnya.
Lebih dari sekadar konser, Hammersonic 2026 menjadi ruang pertemuan berbagai komunitas musik, mulai dari metal, punk, hardcore, hingga rock alternatif.
Dengan produksi yang semakin besar dan venue yang representatif, hari pertama festival ini menegaskan posisi Hammersonic sebagai salah satu festival musik keras terbesar dan paling berpengaruh di Asia Tenggara.
Baca Juga: Komisi X DPR: Sektor Pendidikan di Bawah Kepemimpinan Prabowo Alami Perubahan Nyata
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








