McDonald’s Indonesia Rilis Episode 2 Film Pendek 'Sepenuhnya Indonesia'

AKURAT.CO McDonald’s Indonesia kembali menghadirkan episode kedua film pendek “Sepenuhnya Indonesia” sebagai bagian dari perayaan 35 tahun kehadirannya di Tanah Air.
Film pendek yang resmi tayang pada 17 April 2026 tersebut mengangkat cerita tentang nilai-nilai sederhana yang hidup di tengah masyarakat Indonesia, mulai dari sapaan hangat, uluran tangan tanpa pamrih, hingga budaya gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.
Jika pada episode pertama penonton mengikuti perjalanan reflektif Ario Bayu, episode kedua hadir dengan pendekatan yang lebih human-centric melalui potongan momen keseharian masyarakat.
Film ini juga mendapat respons positif dari publik. Setelah tayang di kanal YouTube resmi McDonald’s Indonesia, episode keduanya telah ditonton lebih dari 5,1 juta kali dan memicu banyak interaksi positif di berbagai platform digital.
Associate Director of Marketing McDonald’s Indonesia, Caroline Kurniadjaja, mengatakan film tersebut menjadi bentuk penghargaan atas kepercayaan masyarakat Indonesia selama 35 tahun terakhir.
“Bagi kami, 35 tahun bukan sekadar angka. Ini adalah refleksi dari dedikasi kami selama lebih dari tiga dekade hadir di tengah meja makan keluarga Indonesia, di momen-momen penting maupun hari-hari biasa,” ujar Caroline Kurniadjaja.
Caroline menambahkan, “Sepenuhnya Indonesia” merupakan bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kebersamaan dan kehangatan yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan McDonald’s Indonesia.
Dimas Djayadiningrat Angkat Momen Organik Kehidupan Sehari-hari
Film pendek ini disutradarai oleh Dimas Djayadiningrat bersama lebih dari 200 kru dan talenta lokal.
Dalam proses produksinya, Dimas memilih pendekatan eksploratif dengan menangkap momen-momen spontan yang terjadi selama syuting berlangsung.
“Banyak momen paling bermakna hadir secara organik di lapangan. Di situlah kami menyadari, gotong royong bukan hanya konsep atau sesuatu yang perlu kami ciptakan untuk kamera, tetapi benar-benar hidup dalam keseharian,” ujar Dimas Djayadiningrat.
Pendekatan tersebut membuat film terasa lebih dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia, sekaligus memperkuat pesan tentang pentingnya kebaikan sederhana dalam keseharian.
Ario Bayu Soroti Kehangatan dan Inklusivitas McDonald’s Indonesia
Bagi Ario Bayu, keterlibatan dalam film “Sepenuhnya Indonesia” menjadi pengalaman personal yang berbeda dibanding proyek film lainnya.
Ia mengaku banyak menemukan sisi Indonesia yang sering luput dari perhatian, terutama terkait ketulusan dan kepedulian antar sesama.
Salah satu pengalaman yang paling berkesan baginya adalah saat bertemu dengan Special Crew Teman Tuli McDonald’s Indonesia yang menggunakan bahasa isyarat saat melayani pelanggan.
“Di momen itu, saya tidak hanya melihat cara berkomunikasi yang berbeda, tetapi juga merasakan ketulusan dan dedikasi yang begitu kuat,” ujar Ario Bayu.
Menurutnya, pengalaman tersebut memperlihatkan bagaimana McDonald’s Indonesia membuka ruang yang lebih inklusif dan memberikan kesempatan setara bagi teman-teman berkebutuhan khusus.
Melalui film pendek “Sepenuhnya Indonesia”, McDonald’s Indonesia berharap masyarakat dapat kembali melihat bahwa kebaikan kecil dan kepedulian sederhana masih menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.
Seluruh episode film pendek “Sepenuhnya Indonesia” dapat disaksikan melalui kanal YouTube resmi McDonald’s Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026


