Akurat Logo

Rilis 18 Juni, Film Dukun Magang Satukan Komedi Segar dan Horor Tradisi Kental

Nuzulul Karamah | 29 Mei 2026, 19:09 WIB
Rilis 18 Juni, Film Dukun Magang Satukan Komedi Segar dan Horor Tradisi Kental
Film Dukun Magang

AKURAT.CO, Jagat sinema horor komedi Tanah Air kembali kedatangan amunisi baru yang segar.

Rumah produksi Dens Vision Multimedia yang berkolaborasi dengan Wahana Pictures siap merilis film terbaru mereka bertajuk Dukun Magang.

Film yang disutradarai oleh Chiska Doppert ini dijadwalkan bakal meneror sekaligus menghibur penonton di seluruh bioskop Indonesia mulai 18 Juni 2026.

​Mengusung durasi 100 menit, Dukun Magang menawarkan premis menarik tentang benturan logika modern anak muda dengan kentalnya tradisi mistis di daerah terpencil.

Baca Juga: Film Tumbal Proyek Sajikan Perpaduan Horor Supranatural dan Drama Keluarga

Naskah film ini digarap apik oleh trio penulis Endik Koeswoyo, Mo Sidik, dan Adi Nugroho, di bawah kawalan produser Sahrul Gibran dan Jems Sumartumin.

​Cerita berfokus pada sosok Raka Mahardika (Jefan Nathanio), seorang mahasiswa tingkat akhir yang sangat skeptis dan menganggap remeh hal-hal berbau supranatural.

Sialnya, draf skripsinya terus-menerus ditolak oleh dosen penguji, Pak Arief (Mo Sidik).

Demi bisa lulus dan menyelamatkan masa depan akademisnya, Raka nekat mengambil topik penelitian ekstrem: dunia perdukunan di Desa Kalimati, sebuah desa yang terkenal masih memegang teguh tradisi gaib.

​Tidak sendirian, Raka berangkat bersama Boiman (Fajar Nugra), sahabatnya yang penakut, serta Sekar (Hana Saraswati), teman kampus asli Desa Kalimati yang menjadi pemandu mereka.

​Niat awal yang hanya ingin mencari data skripsi berubah menjadi petaka.

Mereka terjebak dalam pusaran ritual aneh hingga harus berurusan dengan Mbah Djambrong (Adi Sudirja), dukun eksentrik penjaga desa.

Baca Juga: Sinopsis Tumbal Proyek 2026, Film Horor Emosional Kiesha Alvaro yang Bikin Merinding

Situasi makin mencekam saat Raka tanpa sengaja melepas segel Kuntilanak Hitam, entitas gaib kuno yang haus darah.

​Menjadi pemeran utama yang sarkastik dan ambisius, Jefan Nathanio membagikan pengalamannya selama proses syuting di luar kota yang menguras energi.

​“Tantangan terbesar lebih ada di waktu shooting yang lumayan padat, karena di sana kita syuting di luar kota, yang kita enggak tahu cuaca seperti apa. Karena itu salah satu tantangan terbesar juga sih, tapi selebihnya enjoy banget,” ujar Jefan.

​Di sisi lain, Hana Saraswati yang memerankan Sekar mengaku sangat menikmati karakternya yang menjadi jembatan antara dua dunia yang bertolak belakang.

​“Menurut aku, Sekar itu karakter yang menarik karena dia punya sisi modern, tapi tetap dekat dengan budaya dan tradisi desanya. Aku mencoba memahami Sekar sebagai sosok yang melihat dunia mistis bukan hanya sebagai sesuatu yang menakutkan, tapi juga bagian dari kehidupan yang perlu dihargai,” ungkap Hana.

​Sebagai penyeimbang tensi ketakutan, komika Fajar Nugra dipastikan akan memecah tawa penonton lewat karakter Boiman.

Fajar membocorkan bahwa seluruh formula komedi di film ini sudah dipersiapkan dengan sangat matang sejak proses pra-produksi.

​“Semua komedi sudah dibuat sebelum syuting, di proses menulis dan di proses reading. Syuting tinggal jalanin apa yang sudah dibuat. Jadi saat syuting bisa fokus sama acting dan gimana cara bawain karakternya, karena komedinya sudah matang sebelum syuting,” kata Fajar penuh percaya diri.

​Selain nama-nama di atas, film ini juga dimeriahkan oleh sederet talenta berbakat seperti Yan Patroman (Pak Bambang), Wira Nagara (Tejo), Mang Osa (Tarno), Salsabila Zahra (Surti), hingga penampilan jenaka dari Dodit Mulyanto (Mas Mulyanto).

​Dukun Magang bukan sekadar menyajikan jump scare murahan, melainkan sebuah paket lengkap yang dibalut konflik persahabatan, keberanian, dan pesan mendalam tentang cara menghormati warisan tradisi lokal.

Jangan lewatkan keseruannya di bioskop kesayangan Anda mulai 18 Juni mendatang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.