Akurat Logo

Katro Band Konsisten Lewat Jalur Punk Rock di Era Gempuran Hipdut

Redaksi Akurat | 14 Agustus 2026, 15:31 WIB
Katro Band Konsisten Lewat Jalur Punk Rock di Era Gempuran Hipdut
Katro Band saat ini sedang menjalankan roadshow 25 kota untuk memperkenalkan karya-karya mereka. - Foto: Katro Band

AKURAT.CO Beberapa waktu terakhir genre hipdut, atau hip hop dangdut, menjadi kegemaran anak-anak muda di Indonesia.

Meski genre hipdut populer dan banyak diminati, tidak semua anak muda ingin terjun ke dunia musik dengan warna yang sama.

Salah satu yang tidak ikut arus adalah Katro Band. Band anyar yang dibentuk 3 September 2025 ini terjun ke dunia musik Tanah Air dengan genre Punk Rock. Mereka menawarkan lagu-lagu yang menyampaikan pesan sosial tajam tentang realita kehidupan.

Digawangi empat pemuda, Abay (vokal), Raya (drum), Essa (gitar) dan Atara (bass), Katro Band menjadikan lagu yang mereka ciptakan sebagai medium perlawanan. Sekaligus harapan perubahan dan pencerahan bagi suara yang sering kali tenggelam ditelan kesibukan, ego, serta hiruk pikuk kota besar.

Kawan Permasalahan, Seni atau Mati, dan Tante Bohay adalah lagu-lagu yang telah dirilis dan bisa dinikmati di Digital Service Provider (DSP).

Rencananya, akhir tahun ini Katro Band akan merilis album dengan line up lagu-lagu yang cenderung memberi pesan perlawanan seperti Reformasi Mansturbasi, Utarakan Selatan, Indonesia Emas, Budaya Foya-foya, dan lainnya.

Band yang sedang menjalankan roadshow 25 kota di Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Tawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara Barat ini mengaku promo lagu telah dilakukan lewat gigs dan sharing komunitas.

Abay, sang vokalis, mengaku dari semua kegiatan yang telah dijalani, manggung paling berkesan bagi Katro Band adalah di Pondok Pesantren Bustanul Arifin.

"Panggung paling berkesan bagi kami adalah titik ke 12 roadshow kami yaitu di Pondok Pesantren Bustanul Arifin. Kami bisa berbagi energi dengan para santri dan warga setempat. Kami bangga bisa hadir dalam keberagaman ruang publik, kami bangga bisa menjadi pengalaman baru untuk mereka," jelasnya, saat berbincang dengan Akurat.co, Jumat (14/8/2026).

Menariknya, Katro Band ternyata adalah bagian dari Komunitas Trotoart yang sudah eksis lebih dari 20 tahun. Nama Katro sendiri adalah singkatan dari Keluarga Trotoart.

Katro Band menyebut orang-orang yang suka dengan karya mereka dengan nama Katroporer.

Katroporer sendiri didefinisikan bukan sebagai fans. Abay dan punggawa Katro Band lebih memilih menyebut mereka sebagai teman karena bisa berbagi apapun tanpa batasan.

Di momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini, Katro Band juga mendapatkan sejumlah tawaran manggung.

"Kami sudah menerima banyak tawaran panggung 17 Agustus di beberapa daerah sekitar Penjaringan (Jakarta Utara). Saat ini masih dalam proses penentuan," pungkas Abay.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
W
Editor
Wahyu SK