Akurat
Pemprov Sumsel

Fakta Terkait Rumor Christiano Ronaldo Kena Pasal Zina Di Iran

Jackobus Jack Newa | 15 Oktober 2023, 06:11 WIB
Fakta Terkait Rumor Christiano Ronaldo Kena Pasal Zina Di Iran

AKURAT.CO Christiano Ronaldo kabarnya terancam hukuman cambuk di Iran karena melanggar aturan zina saat memeluk seorang pelukis perempuan. Begini fakta sebenarnya.

Christiano Ronaldo datang ke Iran saat Al. Nassr bersua Pesepolis di Liga Champions Asia pada 20 september 2023. Tim tamu disambut gegap gempita masyarakat lokal setibanya di Teheran.

Pihak Iran juga memberi sambutan khusus untuknya. Para penggemar Christiano Ronaldo mengirimkan hadiah kepada penyerang berusia 38 tahun itu, termasuk karpet Persia khusus dan lukisan.

Salah satu lukisan yang dimiliki Christiano Ronaldo berasal dari pelukis perempuan Iran yang terkenal Bernama Fatima Hamimi.

Dia melukis menggunakan kakinya karena kondisi yang mengalami kelumpuhan 85 persen.

Baca Juga: Makin Tua Makin Jadi, Lihat Gaya Potongan Rambut Christiano Ronaldo yang Jadi Tren Dunia

Christiano Ronaldo sangat berterima kasih atas lukisan yang diberikan Hamimi.

Christiano Ronaldo bertemu langsung dengan Hamimi yang duduk di kursi roda dan dengan berani memeluknya dan memberi kecupan di kening sebagai tanda terima kasih.

Video yang menunjukkan Christiano Ronaldo memeluk Hamimi menjadi viral di media sosial. Namun, banyak orang yang tidak puas dengan apa yang dilakukan peraih lima Ballon d'Or itu.

Sekelompok pengacara konservatif Iran menganggap Christiano Ronaldo melanggar undang-undang negara mereka tentang zina. Di mata syariat Iran, memeluk dan mencium perempuan yang bukan muhrim adalah perzinahan.

Menurut Sharq Emroz, stasiun televisi Iran, Christiano Ronaldo dinyatakan bersalah melakukan zina dan dijatuhi hukuman cambuk 99 kali. Ketika pemain itu kembali ke negara tersebut, sanksi mulai berlaku.

Namun, jika Christiano Ronaldo menunjukkan penyesalan atas tindakannya, sanksi tersebut dapat dibatalkan.

Iran tampaknya tidak setuju dengan hukuman cambuk untuk Christiano Ronaldo. Iran menyatakan tidak akan menghukum pemain itu berdasarkan pasal apa pun dalam pernyataan resminya.

"Kami dengan tegas menolak dikeluarkannya keputusan pengadilan terhadap atlet internasional mana pun di Iran. Ada kekhawatiran bahwa publikasi berita yang tidak berdasar tersebut dapat menutupi kejahatan terhadap kemanusiaan dan kejahatan perang terhadap bangsa Palestina yang tertindas," pernyataan resmi yang dikeluarkan Kedutaan Besar Iran di Spanyol, Jumat (13/10/2023).

Baca Juga: Saham Amblas Gara-gara Ulah Christiano Ronaldo, Tengok Jejak Bisnis Coca-Cola yang Fenomenal!

"Perlu dicatat bahwa Christiano Ronaldo melakukan perjalanan ke Iran pada tanggal 18 dan 19 September untuk bermain dalam pertandingan sepakbola resmi dan diterima dengan sangat baik oleh masyarakat dan pihak berwenang. Pertemuannya yang tulus dan manusiawi dengan Fatima Hamami juga dipuji dan dikagumi baik oleh masyarakat maupun otoritas olahraga negara tersebut," jelasnya. (Zahwa Risma Nandini)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.