Akurat
Pemprov Sumsel

FORNAS VIII Dongkrak Ekonomi NTB hingga Rp800 Miliar, Hadirkan Ribuan Lapangan Kerja Baru

Leo Farhan | 29 Juli 2025, 15:48 WIB
FORNAS VIII Dongkrak Ekonomi NTB hingga Rp800 Miliar, Hadirkan Ribuan Lapangan Kerja Baru
 
 
AKURAT.CO, Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VIII 2025 di Nusa Tenggara Barat (NTB) bukan sekadar pesta olahraga masyarakat, namun juga menjadi motor penggerak ekonomi daerah.
 
Dengan melibatkan lebih dari 18.000 peserta dan pendamping, hajatan olahraga ini diperkirakan bakal menciptakan perputaran ekonomi lokal hingga mencapai Rp800 miliar.
 
Ketua Panitia Penyelenggara FORNAS VIII, Ibnu Sulistyo Riza Pradipto, menyebut bahwa dampak ekonomi dari penyelenggaraan ini sangat terasa di berbagai sektor, mulai dari perhotelan, transportasi, logistik, UMKM, hingga kuliner lokal.
 
 
"Ini bukan hanya soal pertandingan, tapi juga momentum kebangkitan ekonomi masyarakat," kata Ibnu dalam keterangan yang diterima Akurat.co, Senin (28/7).
 
"Kehadiran ribuan orang di NTB selama pelaksanaan FORNAS VIII telah menggerakkan berbagai lini usaha dan menciptakan lebih dari 9.500 lapangan kerja sementara di sektor formal dan informal."
 
FORNAS VIII yang mengusung tema 'Kalah Menang Semua Senang, Bersatu dalam Sehat' ini diikuti oleh 38 kontingen provinsi se-Indonesia.
 
Di mana melibatkan 12.387 penggiat, 3.870 perangkat pertandingan dan ofisial, serta 74 induk organisasi olahraga masyarakat (Inorga), termasuk 13 Inorga ekshibisi dan tiga Inorga undangan khusus dari Gubernur NTB.
 
Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, dalam sambutannya menyampaikan bahwa FORNAS VIII adalah bukti sinergi antara olahraga masyarakat dengan kekuatan budaya dan lingkungan lokal.
 
 
"FORNAS ini bukan hanya ajang kompetisi. Ia menyatukan pertunjukan seni daerah, kuliner khas Sasambo (Sasak, Samawa, Mbojo), hingga pameran komunitas. Semua menjadi bagian dari satu kesatuan harmoni antara olahraga, budaya, dan ekologi,” ujar Iqbal.
 
Ia juga menegaskan bahwa kesuksesan FORNAS VIII menjadi batu loncatan penting bagi NTB untuk menyambut tantangan sebagai tuan rumah PON 2028.
 
"Kami tidak hanya siapkan venue. Yang kami siapkan adalah keramahan masyarakat, pelayanan terbaik, dan wajah NTB sebagai daerah wisata dunia. Ini bagian dari pemanasan menuju PON 2028," tambahnya.
 
Pelaksanaan FORNAS VIII juga mendapat perhatian dari Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang hadir langsung dalam acara pembukaan.
 
Dalam sambutannya, AHY menyampaikan apresiasi kepada KORMI dan seluruh panitia, sekaligus menekankan pentingnya kebugaran masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan nasional.
 
"Salah satu indikator rakyat sejahtera adalah masyarakat yang sehat, bugar, dan gembira. FORNAS mewujudkan itu. Salam KORMI: Sehat, Bugar, Gembira, Luar Biasa!" seru AHY yang hadir bersama istri, Annisa Pohan.
 
FORNAS VIII bukan hanya mempertemukan ribuan atlet dan komunitas olahraga masyarakat, tapi juga memperlihatkan potensi daerah sebagai pusat aktivitas olahraga berbasis rekreasi dan pariwisata.
 
Dari semboyan Kalah Menang Semua Senang, FORNAS VIII menegaskan bahwa yang utama bukan podium, melainkan partisipasi dan kebahagiaan bersama.
 
Sebagaimana yang ditekankan Ibnu, bahwa acara Ini adalah gelora semangat kebangsaan dari timur Indonesia. Dari NTB untuk Indonesia yang lebih sehat, bugar, dan bersatu.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H