Akurat
Pemprov Sumsel

Titan Run 2026 Bidik 6.000 Peserta, Rayakan Satu Dekade Penyelenggaraan di ICE BSD

Zainal Hasan | 12 Maret 2026, 15:16 WIB
Titan Run 2026 Bidik 6.000 Peserta, Rayakan Satu Dekade Penyelenggaraan di ICE BSD
Sesi foto bersama perhelatan konferensi pers lomba lari Titan Tun 2026 yang memasuki edisi ke-10 di kawasan Sudirman, Jakarta, Rabu (11/3/26). AKURAT.CO/Zainal Hasan

AKURAT.CO, Perhelatan lomba lari Titan Run kembali digelar pada 2026 dengan nuansa istimewa. Ajang ini memasuki penyelenggaraan kesepuluh sejak pertama kali digelar pada 2016, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Hari Kemerdekaan Indonesia.

Panitia menjadwalkan kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Indonesia Convention Exhibition BSD, Tangerang, pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Pada edisi tahun ini, penyelenggara menargetkan sekitar 6.000 pelari ikut berpartisipasi.

Project Director Titan Run 2026, Ailiy, menjelaskan jumlah tersebut sengaja dipertahankan agar kualitas penyelenggaraan tetap terjaga. Menurutnya, pengalaman peserta menjadi perhatian utama panitia dalam menyiapkan event tersebut.

“Tahun ini masih sama sebetulnya dengan tahun lalu, (target) 6000 peserta, karena kami juga ingin kualitasnya tetap terjaga ya. Kami juga tidak hanya memberikan ajang lari tapi juga menyediakan makanan setelah finis dan juga yang terutama durian,” kata Ailiy di kawasan Sudirman, Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Ia menambahkan, peringatan satu dekade Titan Run menjadi momen penting bagi penyelenggara. Selama sepuluh tahun terakhir, ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga ruang kebersamaan yang melibatkan berbagai kalangan.

“Tahun ini sangat special karena Titan Run memasuki tahun kesepuluh. Selama satu dekade, event ini bukan hanya lomba lari, tetapi menjadi simbol kebersamaan menghubungkan karyawan, komunitas lari, dan masyarakat. Tahun kesepuluh ini adalah perayaan perjalanan kita bersama,” ujarnya.

Salah satu ciri khas yang tetap dipertahankan adalah nomor lomba 17,8 kilometer. Kategori ini sejak awal menjadi identitas Titan Run yang membedakannya dari sejumlah lomba lari lain di Indonesia.

Angka 17,8 dipilih karena melambangkan tanggal 17 Agustus, hari bersejarah yang menandai kemerdekaan Indonesia. Melalui kategori tersebut, panitia berupaya menghadirkan semangat nasionalisme dalam kegiatan olahraga.

Selain nomor 17,8K, panitia juga membuka dua kategori lain yakni 10 kilometer dan 5 kilometer. Kedua nomor tersebut dirancang agar dapat diikuti oleh pelari dengan tingkat kemampuan yang beragam, mulai dari pemula hingga pelari berpengalaman.

Project Lead Titan Run 2026, Vickers Gunawan, memastikan rute lomba pada edisi tahun ini akan mengalami sejumlah perbaikan dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Peningkatan itu terutama menyangkut aspek keamanan dan kenyamanan peserta.

“Kalau untuk rute tahun ini pasti jauh lebih baik daripada tahun lalu. Kami usahakan jauh lebih steril juga, tidak banyak kendaraan, jadi masing-masing pelari bisa mencari personal base-nya pada Titan Run 2026 kali ini,” kata Vickers.

Ia juga menjelaskan panitia menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung selama lomba berlangsung. Water station akan ditempatkan setiap 2,5 kilometer, sementara ambulans disiagakan di tiga titik sepanjang rute.

“Kalau water station kami sediakan di setiap 2,5 km, lalu ambulance ada di tiga titik, marshall juga semua stand by. Jadi keamanan, kenyamanan pelari, dan dokumentasi juga kami provide,” ujarnya.

Panitia turut menyediakan hadiah bagi para pemenang di masing-masing kategori. Untuk nomor 17,8K, juara pertama akan menerima hadiah Rp10 juta, diikuti Rp9 juta bagi peringkat kedua dan Rp8 juta untuk posisi ketiga.

Sementara pada kategori 10K, juara pertama akan memperoleh Rp7 juta, posisi kedua Rp6 juta, dan peringkat ketiga Rp5 juta. Adapun untuk nomor 5K, pemenang akan membawa pulang Rp4 juta, disusul Rp3 juta bagi runner-up dan Rp2 juta bagi peringkat ketiga.

“Mungkin door prize ditambah kali ya, tahun lalu kan hanya mobil, tahun ini ada mobil dan motor,” kata Vickers.

Setelah menyelesaikan lomba, para peserta akan diarahkan menuju area Race Village yang menjadi pusat aktivitas acara. Di lokasi tersebut, pelari dapat menikmati beragam makanan, minuman, serta hiburan yang disediakan panitia.

Salah satu tradisi yang kembali dihadirkan adalah “Durian Party”, yakni sajian durian bagi para finisher sebagai bentuk apresiasi. Tradisi tersebut sebelumnya bahkan membuat Titan Run mencatatkan rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia pada 2025 sebagai lomba lari pertama yang menyediakan durian bagi peserta.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.