Antara Tragedi Bintaro 1987 dan Kecelakaan KA Turangga dengan KA Lokal Bandung Raya

AKURAT.CO Peristiwa Kecelakaan KA Turangga dengan KA Lokal Bandung Raya di petak jalur Stasiun Cicalengka -Haurpugur, Bandung, Jawa Barat pada pukul 06.03 WIB, Jumat (5/1/2024) membangkitkan kembali ingatan masyarakat dengan Kecelakaan Kereta Api Maut Tragedi Bintaro pada 1987.
Keduanya memiliki kesamaan yaitu tabrakan antara kedua lokomotif atau yang dikenal dengan Adu Banteng.
Tragedi Bintaro terjadi pada tanggal 19 Oktober 1987 di daerah perumahan Bintaro, Tangerang, Indonesia.
Kejadian ini merupakan salah satu tragedi kereta api terburuk dalam sejarah Indonesia. Pada malam itu, dua kereta api yang bergerak searah, KA 146 dan KA 147, bertabrakan di stasiun Pondok Betung.
Baca Juga: Fakta-fakta Kecelakaan Kereta Api Turangga Tabrakan dengan Commuter Line Bandung Raya di Cicalengka
Pertama-tama, KA 146 yang sedang dalam perjalanan dari Rangkasbitung ke Jakarta mengalami masalah rem sehingga tidak dapat berhenti di stasiun Pondok Ranji seperti yang seharusnya.
KA 146 akhirnya berhenti di sinyal merah stasiun Pondok Betung, yang merupakan stasiun berikutnya.
Selanjutnya, KA 147 yang bergerak dari Jakarta ke Rangkasbitung mendekati stasiun Pondok Betung.
Meskipun sinyal di stasiun tersebut sudah menunjukkan warna merah, KA 147 tetap melaju dan menabrak belakang KA 146 dengan kecepatan tinggi.
Akibatnya, terjadi keruntuhan dan kebakaran pada beberapa gerbong kereta api.
Tragedi Bintaro menelan korban jiwa yang sangat banyak, dengan jumlah yang mencapai ratusan orang.
Banyak orang mengalami luka-luka dan kerugian materi yang besar. Kejadian ini menyebabkan duka mendalam di masyarakat Indonesia.
Beberapa faktor yang diidentifikasi sebagai penyebab tragedi ini antara lain kurangnya koordinasi antara petugas perkeretaapian, sistem sinyal yang kurang memadai, dan kurangnya alat komunikasi yang efektif.
Setelah tragedi Bintaro, pemerintah dan operator kereta api melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan keselamatan perkeretaapian di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








