Bagaimana Candi Borobudur Berdiri dan Menjadi Salah Satu Keajaiban Dunia Asal Indonesia?

AKURAT.CO Candi Borobudur adalah salah satu warisan budaya paling berharga di Indonesia dan dunia.
Terletak di Magelang, Jawa Tengah, candi ini tidak hanya menjadi simbol kebesaran arsitektur Buddha tetapi juga menjadi salah satu dari tujuh keajaiban dunia.
Artikel ini akan membahas bagaimana Candi Borobudur berdiri dan menjadi salah satu keajaiban dunia berdasarkan penjelasan dari jurnal ilmiah.
Baca Juga: Bagaimana Cara Mensyukuri Nikmat Allah dalam Kehidupan dengan Lisan dan Perbuatan?
-
Sejarah Pembangunan Candi Borobudur
Candi Borobudur dibangun pada abad ke-8 hingga ke-9 Masehi oleh Dinasti Syailendra, yang memerintah Kerajaan Mataram Kuno.
Menurut penelitian dari Universitas Indonesia, pembangunan candi ini dimulai pada masa pemerintahan Raja Samaratungga dan selesai pada masa pemerintahan putrinya, Pramodhawardhani.
Proses pembangunannya memakan waktu sekitar 75 tahun dan melibatkan ribuan pekerja.
-
Arsitektur dan Desain
Borobudur dirancang sebagai mandala, sebuah representasi alam semesta dalam kosmologi Buddha.
Penelitian dari Universitas Gadjah Mada menunjukkan bahwa candi ini terdiri dari enam teras berbentuk bujur sangkar dengan tiga pelataran melingkar di atasnya.
Dinding candi dihiasi 2.672 panel relief dan terdapat 504 arca Buddha. Stupa utama terbesar berada di pusat candi, dikelilingi oleh 72 stupa berlubang yang masing-masing berisi arca Buddha.
-
Penemuan Kembali dan Restorasi
Setelah berabad-abad terkubur oleh abu vulkanik dan hutan, Candi Borobudur ditemukan kembali pada tahun 1814 oleh Sir Thomas Stamford Raffles, Gubernur Jenderal Inggris di Jawa.
Pada tahun 1970-an hingga 1980-an, pemerintah Indonesia, dengan bantuan UNESCO, melakukan restorasi besar-besaran untuk menyelamatkan candi ini dari kerusakan lebih lanjut.
-
Pengakuan sebagai Situs Warisan Dunia
Pada tahun 1991, Candi Borobudur resmi diakui sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO.
Pengakuan ini didasarkan pada nilai sejarah, arsitektur, dan budaya yang luar biasa dari candi ini.
Borobudur tidak hanya menjadi tempat ziarah bagi umat Buddha tetapi juga menjadi destinasi wisata internasional yang menarik jutaan pengunjung setiap tahunnya.
-
Peran dalam Pendidikan dan Penelitian
Candi Borobudur juga menjadi objek penelitian bagi arkeolog, sejarawan, dan ilmuwan dari berbagai belahan dunia.
Penelitian dari Universitas Airlangga mengungkapkan bahwa candi ini memberikan wawasan yang berharga tentang kehidupan, agama, dan budaya masyarakat Jawa kuno.
Selain itu, Borobudur digunakan sebagai sarana pendidikan untuk mengajarkan nilai-nilai toleransi dan perdamaian.
Baca Juga: Bagaimana Kamu Menghayati Pancasila sebagai Norma Dasar dalam Kehidupan Sehari-hari?
Kesimpulan
Candi Borobudur berdiri sebagai salah satu keajaiban dunia berkat sejarah panjang, arsitektur megah, dan nilai budaya yang tinggi.
Dari pembangunan oleh Dinasti Syailendra hingga pengakuan sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO, Borobudur telah menjadi simbol kebanggaan bagi Indonesia dan warisan berharga bagi dunia.
Dengan terus menjaga dan melestarikan candi ini, kita dapat memastikan bahwa generasi mendatang juga dapat menikmati dan belajar dari keajaiban arsitektur dan budaya ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








