Berendam di Kolam Air Terjun Gunlom Falls, Goresan Cantik Ciptaan Tuhan yang Sempat Tutup 6 Tahun

AKURAT.CO, Destinasi alam menakjubkan Gunlom Falls yang terletak di di kawasan Taman Nasional Kakadu, Northern Territory, Australia, akhirnya bisa kembali dinikmati untuk umum setelah ditutup selama enam tahun lamanya.
Goresan cantik ciptaan Tuhan ini pun baru dibuka kembali untuk umum pada Juli 2025 lalu dan Akurat.co pun mendapatkan kesempatan untuk menikmati berendam di kolam air terjun tersebut.
Gunlom Falls dikenal karena kolam alami yang terletak di puncaknya, yang kerap dijuluki sebagai salah satu “infinity pool” terbaik di dunia versi alam.
Baca Juga: Wisata Seru Menyusuri Sungai Adelaide Sambil Mengintip Atraksi Buaya Liar Terbesar Australia
Keindahan Gunlom Falls tak hanya memukau mata, tapi juga menyentuh sisi spiritual. Lanskapnya yang dramatis, perpaduan antara tebing batu purba dan aliran air jernih yang mengalir lembut, seolah menjadi goresan cantik ciptaan Tuhan di tengah belantara Kakadu.
Keindahan alam ini memang sempat tertutup untuk umum selama enam tahun. Padahal Gunlom Falls sempat menjadi ikon wisata utama di kawasan Kakadu.
Namun sejak 2019, destinasi ini ditutup menyusul konflik antara pengelola taman nasional dan komunitas tradisional Aborigin Jawoyn, penjaga adat tanah tersebut. Perselisihan muncul terkait akses pembangunan jalur ke bagian atas air terjun yang dianggap melintasi situs budaya sakral.
Selama enam tahun, area tersebut ditutup untuk publik demi menghormati proses mediasi dan penyelesaian hak tanah adat.
Kini, setelah melalui serangkaian dialog dan kesepakatan antara pihak Parks Australia dan pemimpin komunitas Jawoyn, Gunlom Falls resmi dibuka kembali dengan jalur wisata yang telah disesuaikan agar tidak melanggar batas-batas budaya.
Surga Tersembunyi di Puncak Air Terjun
Hal paling menarik dari Gunlom Falls adalah kolam alami yang terletak di bagian atas air terjun. Untuk mencapainya, pengunjung harus mendaki jalur setapak yang menantang, namun begitu sampai di atas, semua lelah terbayar lunas.
Di sana, terbentang kolam-kolam dangkal dengan air sebening kristal, menghadap langsung ke hamparan hutan Kakadu yang luas.
Untuk menikmati keindahan alam ini wisatawan memang harus merogoh kocek sebesar 25 dollar Australia untuk dewasa dari 16 tahun dan untuk anak-anak membayar 12,5 dollar Australia dalam musim penghujan.
Sementara di musim panas atau kering wisatawan dewasa harus membayar sebesar 40 dollar Australia. Sementara untuk anak-anak 5-15 tahun membayar 20 dollar Australia.
Baca Juga: Uji Nyali di Cage of Death: Sensasi Berenang Bareng Buaya Raksasa yang Bikin Deg-degan
Berendam di kolam ini memberi sensasi luar biasa perpaduan antara keheningan alam liar dan pemandangan tak berujung yang terbentang hingga ke kaki langit. Tak heran jika banyak yang menyebutnya sebagai salah satu tempat paling damai dan magis di Australia Utara.
Selain berendam di kolam air terjun yang banyak juga wisatawan yang bisa berkemah di kawasan Gunlom Falls.
“Memang di Gunlom Falls ini memiliki pemandangan yang bagus dan di area parkir juga banyak yang bisa digunakan untuk berkemah bersama keluarga,” ucap Jack dari Cyaround selaku tour game yang menemani Akurat selama menikmati Kakadu National Park.
Bagi para pencinta alam dan petualang, berendam di kolam Gunlom bukan sekadar menyegarkan tubuh, tapi juga memperkaya jiwa. Di tempat inilah manusia diingatkan akan kecantikan alam yang tak ternilai dan pentingnya menjaga keseimbangan dengan budaya yang sudah lebih dahulu hadir.
Hal inilah yang dirasakan oleh Alfa Mandalika wisatawan Indonesia yang turut menikmati keindahan Gunlom Falls.
“Sangat segar dan memanjakan mata melihat pemandangan indah dari atas.”
“Meskipun memang untuk mencapai ke puncaknya cukup challenging, tetapi semua terbayarkan lunas,” ucap Alfa Mandalika.
Menikmati Gunlom Falls yang termasuk dari Kakadu National Park, menjadi pengalaman berharga Akurat.co yang didapat berkat dari Northern Territory dan juga AirAsia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









