AKURAT.CO, Pesona keindahan alam di Kakadu National Park yang menjadi taman nasional terbesar di Australia seakan tidak pernah habis.
Kali ini Akurat.co disuguhkan keindahan alam dimulai dari menyusuri sungai di pagi hari hingga dibuat takjub akan kegagahan goresan indah di Ubir Rock Art.
Keindahan Kakadu National Park yang menawarkan pesona alam liar dan kekayaan budaya Aborigin yang mendalam seakan tidak ada habisnya.
Dimulai pada pagi hari, salah satu cara terbaik untuk menikmati keindahan kawasan ini adalah melalui Yellow Sunrise Tour, sebuah tur pagi hari yang menyuguhkan pengalaman eksplorasi menyusuri sungai dan panorama alam khas Northern Territory.
Tur dimulai saat fajar menyingsing. Sinar matahari perlahan menembus kabut pagi yang menyelimuti perairan Yellow Water Billabong. Suasana hening dan tenang, hanya diiringi suara burung-burung liar yang mulai aktif menyambut hari.
Nantinya kita akan diajak menyusuri sungai dengan perahu menyaksikan kehidupan liar Kakadu dari jarak dekat. Hewan-hewan liar seperti buaya dan juga burung-burung indah khas Australia menyambut datangnya pagi.
Tak berhenti di situ, puas menyusur sungai di pagi hari dan melihat keindahan flora dan fauna Australia, perjalanan berlanjut menuju Cross Cahill Road.
Cahills Crossing adalah jalur penyeberangan pasang surut yang berbahaya di Darwin, Northern Territory, Australia, yang dinamai berdasarkan pemburu kerbau legendaris, Paddy Cahill.
Penyeberangan ini menjadi terkenal karena kondisinya yang sangat berbahaya di mana arus yang kuat dapat menyapu kendaraan dan kehadiran buaya air asin yang ganas.
Memang kini tidak ada yang boleh melintasi jalur tersebut. Pengunjung bisa melihat dari sisi atas sungai puluhan buaya yang berada di sekitar lintasan tersebut yang menunggu dan mencari ikan sebagai makanan.
Rasa takjub tak berhenti di situ, sebab petualangan dilanjutkan melihat keindahan gugusan bukit bebatuan Ubirr Rock Art.
Bak melihat goresan ukiran indah di atas kanvas, tempat ini memang memiliki ribuan lukisan seni cadas dengan lukisan tertuanya diperkirakan berusia setidaknya 18.000 tahun.
Lukisan-lukisan ini menggambarkan segala hal, mulai dari megafauna yang telah punah hingga pengalaman masyarakat Aborigin saat bertemu dengan orang Eropa.
Kita pun bisa mendaki ke puncak bukit Ubirr Rock Art. Dari atas mata bagaimana dimanjakan akan hamparan luas Kakadu National Park yang memiliki keindahan alam tersendiri.
Kesempatan langka untuk menjelajahi Kakadu National Park ini didapat Akurat.co berkat undangan dari Northern Territory dan AirAsia.
Di mana memang ini menjadi bisa opsi wisata lain bagi pariwisata dari Indonesia yang menikmati Australia dengan warna lain khususnya di bagian Utara Australia.
Menuju lokasi dari Indonesia pun tidak sulit terlebih AirAsia memiliki penerbangan langsung Bali menuju Darwin, Australia, dengan memakan waktu penerbangan sekitar tigabjam dari Denpasar, Bali.