Ternyata Ini yang Dicari Turis Arab saat Liburan ke Puncak Bogor

AKURAT.CO Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, masih menjadi destinasi favorit wisatawan asal Timur Tengah, khususnya turis Arab. Selain udara sejuk, mereka memiliki sejumlah preferensi khusus dalam memilih tempat menginap selama berlibur di kawasan tersebut.
Director of Sales & Marketing Grand Aston Puncak Hotel & Resort, Natalia Waani, mengungkapkan turis Arab umumnya mencari kamar hotel dengan pemandangan pegunungan. Pemandangan alam menjadi salah satu faktor utama yang menentukan pilihan akomodasi mereka.
“Kebanyakan tamu Arab meminta kamar dengan mountain view,” ujar Natalia kepada wartawan, dikutip Rabu (7/1/2026).
Baca Juga: MUI Kritik KUHP Baru soal Nikah Siri dan Poligami: Tak Sesuai Realita
Hotel bintang empat di kawasan Puncak tersebut menyediakan berbagai tipe kamar, termasuk kamar dengan jendela menghadap langsung ke Gunung Salak. Natalia menyebut, jumlah tamu Arab biasanya meningkat setelah Lebaran Idul Fitri dan Idul Adha.
Pada periode tersebut, wisatawan Arab dapat mencapai sekitar 60 persen dari total tamu hotel. Sebaliknya, pada Oktober hingga November, jumlah kunjungan cenderung menurun. Turis Arab umumnya datang bersama keluarga dan menghabiskan waktu menginap minimal dua malam.
Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Jawa Barat, Daniel G Nugraha, menjelaskan bahwa secara umum wisatawan Arab menyukai akomodasi di kawasan sejuk yang terintegrasi dengan pusat perbelanjaan dan fasilitas hiburan.
Menurut Daniel, preferensi tersebut terlihat di sejumlah kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Bali. Hotel yang terhubung langsung dengan mal atau pusat hiburan menjadi pilihan utama karena dinilai praktis dan lengkap.
Baca Juga: Kuota Petugas Haji Khusus Dipangkas, 13 Asosiasi Peringatkan Risiko Penurunan Layanan Jamaah
“Pada dasarnya mereka mencari apartemen atau hotel yang fasilitasnya terintegrasi, ada mal, hiburan, dan supermarket,” kata Daniel.
Namun, pola tersebut berbeda ketika wisatawan Arab berlibur ke Puncak Bogor. Daniel menilai, di kawasan ini turis Arab justru lebih banyak memilih vila dibandingkan hotel.
Vila dengan kolam renang pribadi, terutama yang berada di sekitar kebun teh dan kawasan Taman Safari Bogor, menjadi incaran utama. Akomodasi jenis ini dinilai lebih sesuai untuk liburan keluarga dan memberikan privasi lebih tinggi.
Dengan karakteristik tersebut, pelaku industri pariwisata di kawasan Puncak dituntut untuk menyesuaikan layanan dan fasilitas agar tetap kompetitif dalam menarik wisatawan mancanegara, khususnya dari Timur Tengah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal





