LinkedIn Kenalkan Fitur AI Hasil Kerja Sama Dengan OpenAI, Berguna Untuk Job Seeker Dan Perusahaan

AKURAT.CO LinkedIn, platform jejaring sosial profesional terbesar di dunia, baru-baru ini memperkenalkan fitur AI (Artificial Intelligence) yang dapat membantu penggunanya dalam berbagai aspek.
Fitu-fitur tersebut dikembangkan LinkedIn bekerja sama dengan OpenAI, perusahaan yang juga menciptakan ChatGPT.
Dikutip dari LinkedIn Pressroom, menurut laporan Global Talent Trends, lowongan pekerjaan yang menyebutkan AI atau Generative AI (GAI) meningkat lebih dari dua kali lipat (2,2x) secara global dalam dua tahun terakhir dan lamaran untuk posisi tersebut telah tumbuh 17% lebih cepat dibandingkan dengan mereka yang tidak menggunakan AI atau GAI.
Seperti yang diungkapkan oleh CEO LinkedIn, Ryan Roslansky di acara tahunan Talent Connect Summit yang ke-12, salah satu kemungkinan menarik dari AI adalah kemampuannya untuk mengatasi pekerjaan sehari-hari yang membosankan bagi para pekerja, sehingga memberikan waktu ekstra untuk aspek-aspek strategis yang lebih berpusat pada pekerjaan mereka.
Baca Juga: 7 Tips Melengkapi Profil LinkedIn Agar Dilirik HRD
Untuk membantu para penggunanya mencapai produktivitas yang lebih besar dan memprioritaskan pekerjaan yang paling berdampak, LinkkedIn mengumumkan f itur baru yang didukung AI di seluruh produk perekrutan dan pemasaran. Berikut ini beberapa fitur AI terbaru di LinkedIn.
Fitur AI di LinkedIn
1. LinkedIn Learning AI-powered Coaching Experience
LinkedIn Learning AI-powered Coaching Experience adalah fitur baru AI yang memungkinkan pengguna untuk memperoleh pengalaman pembelajaran yang lebih personal.
Fitur ini menggunakan teknologi AI untuk merekomendasikan kursus yang sesuai dengan minat dan kebutuhan pengguna.
AI akan menganalisis profil pengguna, riwayat pekerjaan, dan aktivitas di LinkedIn untuk menentukan kursus yang paling relevan.
Selain itu, fitur ini juga menawarkan pengalaman chatbot yang memberikan saran dan rekomendasi konten yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.
2. Recruiter 2024
Recruiter 2024 adalah fitur baru AI yang dirancang untuk membantu pengguna merekrut kandidat yang berkualitas dengan lebih cepat dan efisien.
Baca Juga: Tren Live E-Commerce Pakai Streamer AI, Peran Manusia Semakin Memudar?
Fitur ini menggunakan teknologi AI untuk menganalisis profil kandidat dan merekomendasikan kandidat yang paling sesuai dengan kriteria yang ditentukan.
Selain itu, fitur ini juga menawarkan pengalaman chatbot yang membantu pengguna dalam proses rekrutmen.
3. Accelerate for Campaign Manager
Hanya dalam lima menit, Accelerate akan merekomendasikan kampanye menyeluruh dan pengoptimalan otomatis untuk menjangkau audiens B2B yang tepat dengan materi iklan yang menarik, yang dapat disesuaikan dan disempurnakan oleh pemasar sebelum mereka meluncurkan kampanye mereka.
LinkedIn juga menambahkan fitur AI bagi profesional penjualan untuk membuat kampanye pemasaran produk dan layanan bisnis-ke-bisnis yang kemudian akan dijalankan di situs LinkedIn. Perusahaan tidak berencana membebankan biaya tambahan untuk fitur-fitur baru itu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








