Banyak Cewek Pengen Jadi Trophy Wife, Baik atau Burukkah Tren Itu?

AKURAT.CO Sebelum membahas mengenai anak dan peran seorang ibu, pendidikan yang paling penting dan utama justru adalah pendidikan untuk kaum wanita. Kaum wanita wajib berpendidikan tinggi dan tidak pernah letih dalam meningkatkan kualitas pribadinya, sehingga diharapkan mampu menemukan pasangan yang juga berkualitas.
Dewasa ini, banyak kalangan perempuan yang cita-citanya justru bukan lagi menjadi wanita karir tapi bagaimana caranya mereka bisa menjadi trophy wife. apalagi bisa dipersunting oleh pria kaya terutama dari daerah Jaksel atau Jakarta Selatan.
Baca Juga: Ini Arti Trophy Wife Yang Viral Di TikTok, Tanda Jadi Istri Kebanggaan Dan Dipamerkan Oleh Suami
Menurut Cambridge Dictionary, trophy wife didefinisikan sebagai perempuan muda atraktif yang menikah dengan pasangan yang jauh lebih tua, sukses, dan kaya. Trophy wife juga menjadi simbol untuk menunjukkan posisi sosial seseorang. Sederhananya, trophy wife merupakan istri yang berusaha untuk tidak membuat pasangannya malu dan merasa bangga atau bisa dibanggakan.
Fenomena atau tren trophy wife ini banyak membuat wanita-wanita lajang berlomba-lomba memamerkan dan memerbaiki gaya hidup mereka agak bisa dikenal sepadan dan bisa dipersunting oleh pria kaya yang memiliki bisnis dimana-mana. Wanita-wanita lajang ini melakukan pilates, yoga, golf, tenis, treatment di tempat-tempat bergengsi, ke salon kecantikan, mengikuti kelas memasak dan parenting, mengunjungi klub malam dan sebagainya.
Baca Juga: Bergaya Ala Trophy Wife Dengan Koleksi Dari Shaquille Pleats
Keinginan tersebut tidak ada salahnya, dan tren tersebut juga tidak ada salahnya, apalagi jika tren itu bisa memacu dan memotivasi banyak wanita untuk mau terus mengimprove diri. Hanya saja, jangan sampai demi untuk meningkatkan gaya hidup maka kita menghalalkan berbagai cara untuk mendapatkannya, tapi yang harus wanita-wanita ini sadari adalah pendidikan juga merupakan bagian dari gaya hidup, untuk itu jangan lupa untuk terus meningkatkan investasi leher ke atas ya, girls.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini






