Bagaimana Tahapan-tahapan dalam Penafsiran Literal yang Dipengaruhi Sistem Hukum Inggris Itu?

AKURAT.CO Dalam sistem hukum Inggris, penafsiran hukum memainkan peran penting dalam menentukan makna dan aplikasi peraturan perundang-undangan.
Berikut adalah beberapa tahapan dalam penafsiran literal yang dipengaruhi oleh sistem hukum Inggris:
-
Interpretasi Harafiah (Literal):
- Metode ini melibatkan penggunaan kata demi kata yang terdapat dalam rumusan peraturan perundang-undangan.
- Penafsir tidak keluar dari litera legis, artinya mereka memahami hukum berdasarkan teks yang ada tanpa mengambil makna lebih lanjut.
- Dalam interpretasi harafiah, hakim berfokus pada kata-kata yang tertulis dalam undang-undang.
-
Interpretasi Sentetia Legis (Semangat Hukum):
- Metode ini lebih berusaha memahami apa sebenarnya maksud atau “semangat” dari suatu peraturan.
- Penafsir tidak terikat sepenuhnya pada kata, frasa, atau kalimat dalam perundang-undangan.
- Mereka mencari tujuan legislator dan mengartikan hukum berdasarkan konteks dan prinsip yang mendasarinya.
-
Prinsip-Prinsip Penafsiran:
- Dalam sistem hukum Inggris, ada beberapa prinsip penafsiran yang digunakan:
- Noscitur a Socis: Suatu perkataan harus dinilai dari ikatan dalam kumpulan-kumpulannya.
- Ejusdem Generis: Perkataan yang digunakan dalam lingkungan atau kelompok yang sama.
- Expressum Facit Cassare Tacitum: Kata-kata yang dicantumkan secara tegas mengakhiri pencarian maksud dari satu perundang-undangan.
- Dalam sistem hukum Inggris, ada beberapa prinsip penafsiran yang digunakan:
-
Penafsiran Gramatikal:
- Ketentuan yang terdapat di peraturan perundang-undangan ditafsirkan dengan berpedoman pada arti perkataan menurut tatabahasa atau kebiasaan.
- Penafsiran ini berfokus pada aspek gramatikal dan tata bahasa.
-
Penafsiran Sahih (Autentik/Resmi):
- Penafsiran yang diakui secara resmi dan sah oleh otoritas hukum.
- Ini termasuk penafsiran yang diberikan oleh pengadilan atau badan hukum yang berwenang.
Dengan memahami berbagai metode penafsiran ini, para hakim dan praktisi hukum dapat mengambil keputusan yang lebih baik dalam menyelesaikan kasus-kasus riil di masyarakat.
Semoga informasi ini bermanfaat!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








