Apa Itu Tren TikTok Chroming? Challenge Berbahaya yang Harus Diwaspadai Orang Tua

AKURAT.CO Platform media sosial, TikTok sering kali memunculkan tren-tren baru yang diikuti oleh penggunanya, baik yang positif maupun negatif.
Salah satu tren berbahaya yang kini menjadi perbincangan di media sosial adalah chroming.
Baca Juga: Tren TikTok Chroming Viral, Apa Respons Islam atas Fenomena Ini?
Tren TikTok chorming berubah menjadi challenge berbahaya setelah menelan korban seorang anak berusia 11 tahun di Inggris.
Menurut laporan News Nation, kasus terbaru melibatkan seorang anak berusia 12 tahun, Cesar Watson-King, yang kini tengah berjuang di rumah sakit.
Sebelumnya, Cesar ditemukan ibunya dalam kondisi kejang di lantai dapur, diduga akibat mengikuti tren TikTok chroming ini.
Jadi, apa sebenarnya tren TikTok chroming yang ramai diperbincangkan di media sosial? Berikut penjelasannya.
Apa Itu Tren TikTok Chroming?
Tren TikTok Chroming adalah sebuah tantangan di TikTok di mana peserta menghirup zat atau bahan kimia beracun dari produk seperti pelarut, cat, pembersih, atau bensin untuk merasakan sensasi 'melayang'.
Meskipun efeknya hanya sementara, tantangan ini sangat berbahaya dan dapat menyebabkan dampak serius seperti gangguan bicara, halusinasi, pusing, mual, bahkan serangan jantung dan sesak napas yang fatal.
Meski hanya sementara, namun tantangan ini cukup berbahaya hingga bisa menyebabkan penghirupnya mengalami bicara cadel, halusinasi, pusing, mual hingga bisa terkena serangan jantung dan sesak napas fatal.
Menurut Dexerto, pengguna TikTok yang terlibat dalam tren ini seringkali mengunggah video dengan istilah 'WhipTok', yang mengacu pada penggunaan nitrous oxide.
Sementara itu, National Retail Association di Australia mencatat bahwa meskipun istilah 'Chroming' kini populer, tren ini awalnya berasal dari praktik menghirup cat berbahan dasar krom untuk efek memabukkan.
Oleh karena itu, challenge ini sangat berbahaya dan perlu diwaspadai oleh orang tua.
Bahaya yang Mengintai
Menghirup aerosol secara sengaja dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan serius, di antaranya:
1. Kerusakan paru-paru: Bahan kimia dalam aerosol dapat menyebabkan peradangan dan kerusakan pada jaringan paru-paru.
2. Keracunan: Beberapa bahan kimia dalam aerosol dapat menyebabkan keracunan jika terhirup dalam jumlah banyak.
3. Kejang: Salah satu efek samping yang paling serius dari chroming adalah kejang.
4. Kematian: Dalam kasus yang parah, chroming dapat menyebabkan kematian.
Baca Juga: 5 Tren AI Terbaru di Dunia Kecantikan dan Fesyen
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Prabowo dan Jokowi Kompak di Peringatan HUT RI, Gerindra: Hal yang Wajar
- 10Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk









