Kalender Jawa Hari Ini, 27 Agustus 2025: Weton Kamis Pahing dan Maknanya

AKURAT.CO Kalender Jawa hari ini, 28 Agustus 2025, jatuh pada weton Kamis Pahing dengan jumlah neptu 17 dan masuk dalam wuku Dukut.
Menurut primbon Jawa, weton ini memiliki makna mendalam terkait watak, keberuntungan, dan arah kehidupan yang dipercaya oleh masyarakat Jawa hingga saat ini.
Tanggal Jawa, Hijriah, dan Masehi
Hari ini, Kamis 28 Agustus 2025, bertepatan dengan 5 Mulud 1959 Ja dalam penanggalan Jawa.
Jika dilihat dari kalender Hijriah, tanggal ini bertepatan dengan 4 Rabiul Awal 1447 H.
Weton yang berlaku pada hari ini adalah Kamis Pahing, salah satu kombinasi yang cukup berpengaruh dalam perhitungan Jawa.
Baca Juga: Kalender Jawa Hari Ini, 27 Agustus: Cek Watak Weton Rabu Legi, Neptu, dan Wuku Dukut
Neptu dan Wuku
Dalam hitungan Jawa, neptu Kamis Pahing adalah 17, hasil dari Kamis bernilai 8 dan Pahing bernilai 9.
Selain itu, tanggal ini juga berada pada wuku Dukut, yang kerap dikaitkan dengan sifat-sifat tertentu dalam tradisi primbon.
Watak dan Makna Weton Kamis Pahing
Menurut primbon Jawa, seseorang yang lahir di weton Kamis Pahing memiliki karakter positif seperti bijaksana, sabar, pekerja keras, cerdas, mandiri, dan memiliki jiwa kepemimpinan.
Mereka dianggap cocok terjun ke dunia bisnis atau wirausaha karena sifatnya yang tekun dan disiplin.
Baca Juga: Kalender Jawa Hari Ini 26 Agustus 2025: Weton Selasa Kliwon dan Hari Keberuntungan
Namun, pemilik weton ini juga memiliki sisi lain yang perlu dikendalikan, antara lain mudah curiga, tinggi hati, dan kadang mengharapkan balasan atas kebaikan yang sudah dilakukan.
Kombinasi sifat inilah yang membuat weton Kamis Pahing dianggap seimbang, dengan kelebihan dan kekurangan yang sama-sama menonjol.
Kalender Jawa hari ini, 28 Agustus 2025, bertepatan dengan weton Kamis Pahing, neptu 17, dan wuku Dukut.
Makna dari weton ini dipercaya mencerminkan pribadi yang tangguh, pekerja keras, serta memiliki potensi besar sebagai pemimpin.
Meski begitu, sifat curiga dan ego yang tinggi tetap perlu dijaga agar kehidupan lebih harmonis.
Pengetahuan mengenai kalender Jawa dan weton hingga kini masih menjadi pedoman masyarakat dalam menentukan hari baik dan memahami karakter seseorang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






