Pameran Nusawastra Silang Budaya ke-10 Menghadirkan Keindahan Wastra Nusantara Bertema Bunga

AKURAT.CO Kolektor wastra Nusantara, Quoriena Ginting, kembali menggelar pameran koleksi kainnya yang ke-10 dengan tema “Rangkaian Bunga dan Budaya pada Wastra Nusantara”.
Pameran bertajuk "Nusawastra Silang Budaya" ini diselenggarakan di Cikini 82, Jakarta, dan menampilkan kekayaan wastra dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam paparannya, Quoriena Ginting menceritakan perjalanannya menjadi kolektor wastra yang dimulai sejak sekitar 20 tahun lalu, berawal dari ketertarikannya pada sehelai kain company tua.
"Saya memulai koleksi saya sekitar 20 tahun yang lalu. Awalnya saya tidak terlalu tertarik soal kain, tapi suatu ketika ada tukang antik menawarkan kain company yang kondisinya robek-robek. Dari situ saya mulai belajar, kenapa kain seperti ini dikoleksi," ujar Quoriena, Rabu (22/10/2025).
Kecintaannya terhadap wastra mendorongnya untuk membuat buku "Nusawastra Silang Budaya" yang terbit dalam dua bahasa, Indonesia dan Inggris.
Proses pembuatan buku ini memakan waktu tiga tahun, di mana Quoriena aktif berkeliling Indonesia, bertemu dengan para seniman wastra di daerah-daerah seperti Padang, Pekalongan, dan Bangkalan.
Baca Juga: Curhatan Lawas Raisa Soal “Celana Robek” Viral Lagi di Tengah Isu Cerai dengan Hamish Daud
"Suami saya (Danil Ginting) bilang, 'Bagusnya kamu buat buku, supaya yang bisa menikmati kain kamu bukan hanya teman-teman kita. Kalau kita buat buku kan semua orang bisa lihat'," kenang Quoriena.
Buku yang terbit tahun 2016 ini memuat 245 kain pilihannya dan sengaja dibuat dengan narasi yang mudah dibaca, menjauhi gaya yang terlalu teoritis, agar lebih menarik bagi pembaca Indonesia.
Pameran ke-10 sebagai "Museum Berjalan".
Pameran kali ini merupakan penyelenggaraan yang kesepuluh kalinya bagi Quoriena Ginting sejak pameran pertamanya di tahun 2014.
Ia menyebut kegiatan berpameran ini sebagai cara untuk menciptakan "museum berjalan" agar masyarakat dapat melihat langsung dan mengapresiasi keindahan wastra Nusantara.
"Ini adalah salah satu cara saya supaya orang juga bisa melihat betapa luar biasanya Indonesia dan saya juga bisa sharing passion saya. Saya ingin supaya kesenangan saya, kecintaan saya, pengetahuan saya itu tidak berhenti di saya, tapi saya bisa sharing-kan ke banyak orang," jelasnya.
Terkait tema Nusawastra Silang Budaya, Quoriena menjelaskan bahwa hal itu terinspirasi dari keunikan Indonesia sebagai negara kepulauan di mana setiap pulau memiliki wastra unggulan (high-end) yang sayangnya banyak yang sudah mulai punah.
"Silang budaya" merujuk pada adanya persilangan budaya yang terlihat di setiap wastra, seperti pengaruh India (contohnya motif Patola pada tenun ikat Sumba dan Bali), Arab, dan Cina. "Kami akhirnya putuskan namanya Nusawastra Silang Budaya," ujarnya.
Tema pameran kali ini, "Rangkaian Bunga dan Budaya pada Wastra Nusantara", terinspirasi dari keindahan motif buketan atau rangkaian bunga yang banyak terdapat pada koleksi kainnya.
Baca Juga: Saksi CMNP Selalu Jawab Tidak Tahu, Hotman Paris Blak-blakan Buka Bukti Jual Beli
Quoriena juga menekankan bahwa koleksinya tidak hanya berfokus pada kain kuno, langka, atau yang sudah tidak diproduksi, tetapi juga pada wastra-wastra baru yang cantik.
"Saya tidak mau terfokus sama masa lalu. Justru saya juga mau fokus saya melihat masa sekarang, kain-kain mana yang bagus supaya juga saya bisa jaga itu untuk masa depan," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









